Pegiat literasi Sanggau yang juga ketua Dekranasda Sanggau saat melihat koleksi buku di Arpusda.
Pegiat literasi Sanggau yang juga ketua Dekranasda Sanggau saat melihat koleksi buku di Arpusda. Foto: pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Perpustakaan Daerah Kabupaten Sanggau akan menjadi salah satu objek daya tarik wisata (ODTW) bagi masyarakat.

Berbagai inovasipun diluncurkan untuk menjadikan gudang literasi ini tempat rekreasi. Salah satunya dengan meluncurkankan Library Tour.

Librabry Tour Perpustakaan Daerah Sanggau di launching pegiat literasi yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Sanggau, Arita Apolina Paolus Hadi.

“Dalam sejarahnya literasi adalah kebutuhan manusia untuk mencatat, menghimpun proses kegiatan manusia. Kemampuan itu disusun dari membaca, menulis, berbahasa dan mengarsipkan (menyimpan) apa yang dipikirkan seseorang, yang nantinya akan disampaikan lagi ke orang lain,” ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Sanggau, Arita Apolina Paolus Hadi, Rabu (31/3).

Istri Bupati Paolus Hadi itu mengapresiasi gebrakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau yang terus berinovasi dalam pengembangan literasi, hingga Library Tour bisa terwujud.

“Dengan banyak membaca, banyak pengetahuan yang bisa diperoleh. Tantangan kita saat ini adalah menggerakkan semangat membaca, terutama untuk generasi muda. Mungkin nanti perlu ditetapkan hari membaca di Kabupaten Sanggau ini,” ungkapnya mengusulkan.

Baca Juga:

Dikatakan Arita, membaca butuh ketelitian karena orang yang bisa membaca, belum tentu bisa memahami bacaannya.

Ia berharap, di era digital saat ini pengelola Perpustakaan Daerah Kabupaten Sanggau bersama stakeholder terkait bisa menjadi motivator untuk gemar membaca. Sebab, kemampuan literasi bisa menjadikan seseorang sebagai tenaga profesional yang dapat menginspirasi orang banyak.

“Terutama pegiat media sosial, karena media sosial ini sangat familiar untuk semua kalangan masyarakat. Bagaimana kita bisa menyajikan topik bacaan yang membuat orang bisa tertarik untuk membacanya, terlebih hal yang positif dan bermanfaat bagi pembaca,” imbuh dia.

Pada kesempatan itu, Arita juga menyerahkan Buku ‘Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia’, ‘Sulam Kalengkang Sanggau’ dan buku ‘Tiop’ terbitan Dekranasda kepada pengelola Perpustakaan Daerah Sanggau.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau, Sukri menambahkan, pihaknya terus meningkatkan khazanah literasi dari lokal maupun nasional untuk Arpusda Sanggau.

“Untuk saat ini koleksi buku yang ada di perputakaan daerah pertanggal 26 januari 2021 sebanyak 15.232 judul buku dengan jumlah eksemplar sebanyak 34.995 koleksi, dan 258 judul dengan 516 salinan jumlah koleksi digital (Sanggau) atau e-book yang dapat di akses di aplikasi isanggau,” jelasnya.(pek)