loading=

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Pertandingan Ulang

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Tanding Ulang
Pernyataan Sikap dari pihak SMAN 1 Pontianak Mengenai LCC 4 Pilar MPR RI 2026 Provinsi Kalimantan Barat. Foto: Instagram @smansaptk.informasi

Pontianak, BerkatnewsTV. Menanggapi keputusan panitia pusat MPR RI yang menetapkan pertandingan ulang untuk LCC 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026, SMAN 1 Pontianak secara resmi menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan tersebut. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen sekolah terhadap dunia pendidikan yang berintegritas.

Melalui akun Instagram @smansaptk.informasi, SMAN 1 Pontianak menyampaikan 8 poin pernyataan sikap usai munculnya dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan LCC 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026.

Penolakan untuk terlibat dalam pertandingan ulang tersebut tertera dalam pernyataan sikap pada poin 6. Adapun poin-poin pernyataan sikap tersebut, yaitu:

  1. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
  2. SMAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian, dukungan, serta kepedulian berbagai pihak dalam menyikapi kondisi ini.
  3. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.
  4. Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.
  5. SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.
  6. SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI.
  7. SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.
  8. SMAN 1 Pontianak memohon dukungan dari seluruh pihak ke depan, dalam upaya menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi semua.

Baca Juga:

Pernyataan yang diunggah pada Kamis (14/5) tersebut mendapat banyak atensi dari netizen. Kolom komentar juga dipenuhi oleh dukungan terhadap isi dari pernyataan sikap yang disampaikan oleh pihak SMAN 1 Pontianak.

Tidak sedikit pula yang menyetujui keputusan sekolah untuk tidak mengikuti pertandingan ulang LCC 4 Pilar tersebut.

Salah satu komentar berasal dari akun @harisson_azroi yang merupakan akun Instagram milik Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat.

“SMAN 1 Pontianak, sekali lagi kalian membuktikan bahwa kalian memang yang terbaik [emoji],” ungkapnya.