Kubu Raya, BerkatnewsTV. Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Kabupaten Kubu Raya dimana PS Kubu Raya menyatakan mengundurkan diri dari Liga 4 Nasional Piala Presiden.
Keputusan ini disampaikan pelatih dan Pengurus PS Kubu Raya yang diumumkan secara resmi melalui akunnya pada Sabtu (16/5/2026).
“Mohon maaf atas ketidaknyaman saya selaku PELATIH dan PENGURUS PS KUBU RAYA menyampaikan mengundurkan diri dari liga 4 NASIONAL PIALA PRESIDEN mengingat hari ini adalah batas terakhir pengiriman pakta integritas kesanggupan untuk mengikuti turname Liga 4 Nasional Piala Presiden tahun 2026,” tulisnya.
Penyebab mundurnya PS Kubu Raya dari Liga 4 Nasional Piala Presiden ini tidak lagi karena tidak adanya dukungan anggaran dari Pemkab Kubu Raya. Ditambah lagi pemberitahuan dari panitia yang terkesan mendadak
“Karena Sampai sekarang blom ada kepastian dan keputusan dari pemerintah daerah untuk ikut serta dalam turnamen ini, karna semua serba mendadak jadi kami juga tidak mempunyai kemampuan untuk mempersiapkan semuanya terutama dari segi finansial. Sekali lagi kami memohon beribu ribu maaf kepada seluruh masyarakat kubu raya,” sebut pernyataan itu lagi.
“Alangkah disyangkan kite tak bisa mengikuti, banyak yang ingin mengikuti tapi tidak mendapat kan slot ke nasional. Sekali lagi saya dan pengurus memohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.
Baca Juga:
- Kado HUT Kubu Raya, Cabor Sepak Bola Raih Emas Popda Kalbar
- Kubu Raya United Wadah Pembinaan SSB Usia Dini
Drawing putaran nasional Liga 4 Piala Presiden Tahun 2026 ini diikuti 64 tim yang terbagi dalam 16 grup. Dua tim dari Kalbar masuk dalam 64 besar tersebut yakni Persiwah di Grup A dan PS Kubu Raya di grup D.
Di Grup A selain Persiwah Mempawah juga terdapat tim Villa 2000 B, PS Badung Bali dan Pesik Kuningan. Sementara PS Kubu Raya di Grup D terdapat Persibangga Purbalingga, Sylva Kalteng FC dan Wahana FC Pekan Baru.
Pembagian drawing dilakukan menggunakan dua pot berbeda. Pot 1 diisi para juara provinsi, sementara Pot 2 berisi tim peringkat kedua, ketiga, dan seterusnya dari masing-masing provinsi. Skema tersebut membuat persebaran kekuatan dinilai lebih merata dan kompetitif sejak fase awal.
Babak 64 besar dijadwalkan mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2026, sebelum dilanjutkan ke fase 32 besar pada 9-16 Juni 2026.
Dilanjutkan persaingan memasuki babak 16 besar yang berlangsung pada 19-26 Juni 2026, lalu ke perempat final pada 29 Juni sampai 5 Juli 2026.
Babak semifinal akan digelar serentak pada 8 Juli 2026, dan laga final dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 sebagai penutup kompetisi.(tmB)













