loading=

Dipinjamkan Bruder Stephanus Scooter Antik, Krisantus Salut Solidaritas Komunitas Vespa

Dipinjamkan Bruder Stephanus Scooter Antik, Krisantus Salut Solidaritas Komunitas Vespa
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan mengendari scooter antic yang dipinjamkan oleh Pendiri sekaligus Penasehat FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap saat touring Pontianak MODS May Day 2026 (Road To Parade Scooter Borneo XXI) bersama ratusan anggota komunitas Vespa dan komunitas motor lainnya pada Minggu (31/5/2026). Foto: ist/berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan kaget tatkala Pendiri sekaligus Penasehat FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap meminjamkan scooter antiknya yang berwarna biru muda.

Moment itu terjadi saat touring Pontianak MODS May Day 2026 (Road To Parade Scooter Borneo XXI) bersama ratusan anggota komunitas Vespa dan komunitas motor lainnya pada Minggu (31/5/2026).

Tak menunggu lama, Krisantus langsung mengendarai vespa tersebut memulai perjalanan dari Museum Provinsi Kalbar di Jalan Ahmad Yani Pontianak, melintasi Bundaran Gaforaya Kubu Raya, hingga berakhir di Cafe Haruna Pontianak.

Krisantus apresiasi komunitas Vespa memiliki sejumlah nilai positif yang patut menjadi teladan, baik bagi komunitas otomotif lainnya maupun masyarakat secara umum. Loyalitas terhadap komunitas, solidaritas yang tinggi, serta semangat setia kawan menjadi karakter yang selama ini melekat kuat pada para pecinta skuter.

“Saya sering melihat aktivitas komunitas Vespa. Mereka memiliki loyalitas yang tinggi terhadap komunitasnya, menjunjung semangat setia kawan, saling menyayangi, dan saling membantu. Nilai-nilai seperti inilah yang patut dicontoh,” katanya.

Krisantus menilai kekuatan utama komunitas Vespa bukan terletak pada kendaraannya, melainkan pada eratnya hubungan persaudaraan antaranggota.

Dipinjamkan Bruder Stephanus Scooter Antik, Krisantus Salut Solidaritas Komunitas Vespa
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan mengendari scooter antic yang dipinjamkan oleh Pendiri sekaligus Penasehat FRKP West Borneo Vespa Lovers, Bruder Stephanus Paiman OFMCap saat touring Pontianak MODS May Day 2026 (Road To Parade Scooter Borneo XXI) bersama ratusan anggota komunitas Vespa dan komunitas motor lainnya pada Minggu (31/5/2026).

Ia mengaku hampir tidak pernah mendengar komunitas Vespa terlibat dalam tindakan yang meresahkan masyarakat. Sebaliknya, yang sering ditemuinya adalah budaya saling membantu ketika sesama anggota mengalami kesulitan di perjalanan.

“Kalau ada Vespa mogok atau mengalami kendala di jalan, hampir selalu ada teman-temannya yang datang membantu. Di situlah terlihat kuatnya rasa solidaritas yang mereka miliki,” ungkapnya.

Krisantus juga mengaku kagum terhadap kreativitas para pecinta Vespa yang kerap melakukan berbagai modifikasi unik pada kendaraan mereka. Menurutnya, modifikasi tersebut menjadi bagian dari identitas dan ekspresi para penggemar skuter klasik yang tetap mampu menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan kesayangannya.

Krisantus juga menyampaikan bahwa semangat solidaritas yang dimiliki komunitas Vespa sesungguhnya relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling membantu merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan di Kalimantan Barat.

“Semangat solidaritas dan setia kawan yang dimiliki komunitas Vespa ini sesungguhnya dapat menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari. Jika semangat seperti ini terus kita pelihara, tentu akan semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan di Kalimantan Barat,” tuturnya.

Vespa Lovers Promosikan Wisata

Pada kesempatan tersebut, Krisantus juga menyatakan dukungannya terhadap rencana kegiatan komunitas Vespa yang akan digelar di kawasan Temajuk, Kabupaten Sambas. Menurutnya, kegiatan komunitas otomotif yang dikemas dengan baik dapat menjadi sarana promosi wisata yang efektif sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas dari berbagai daerah.

Baca Juga:

Ia menilai Temajuk memiliki potensi wisata yang luar biasa dan layak terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Karena itu, semakin banyak kegiatan komunitas yang diselenggarakan di kawasan tersebut, semakin besar pula peluang untuk memperkenalkan keindahan destinasi wisata unggulan Kalimantan Barat.

“Saya berharap kegiatan di Temajuk nanti dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Barat. Semakin banyak komunitas yang datang, semakin banyak pula orang yang mengenal keindahan daerah tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Krisantus mengusulkan agar kegiatan di Temajuk dikemas lebih dekat dengan alam melalui konsep berkemah bersama di kawasan pesisir. Menurutnya, konsep tersebut akan memberikan pengalaman yang lebih berkesan sekaligus memperkuat kebersamaan antar peserta.

Simbol Solidaritas dan Kemanusiaan

Sementara itu, Bruder Stephanus Paiman OFMCap mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar ajang menampilkan vespa masing-masing namun lebih dari itu sebagai wujud silaturahmi antar pecinta vespa.

“Tentu ini menjadi simbol kuat solidaritas dan nilai kemanusiaan yang selama ini melekat pada komunitas Vespa khususnya di Kalbar,” ujarnya.(rob)