Wali Kota Pontianak memukul gong saat pengukuhan pengurus DPC Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Kota Pontianak
Wali Kota Pontianak memukul gong saat pengukuhan pengurus DPC Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Kota Pontianak. Foto: ist

Pontianak, BerkatnewsTV. Pemkot Pontianak merelaksasi berbagai sektor usaha sejak Juli 2020 lalu seiring dengan tatanan kehidupan normal baru.

Satu diantaranya mengizinkan penyelenggaraan pesta pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal itu berdampak pula mulai beraktivitasnya kembali usaha jasa dekorasi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap para pelaku usaha jasa dekorasi terus meningkatkan kompetensinya. Misalnya dengan memanfaatkan material yang sesuai dengan kearifan lokal bekerjasama dengan pengusaha tanaman hias.

“Sehingga kualitas dekorasi yang maksimal bisa didapatkan dengan bunga hidup,” ujarnya usai mengukuhkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Kota Pontianak, Rabu (21/10).

Baca Juga:

Edi berharap dekorasi yang ada saat ini akan lebih menarik kalau konsepnya Instagramable sesuai tema yang digunakan oleh penyelenggara acara.

Ia mengapresiasi terbentuknya Aspedi Kota Pontianak sebagai bagian dari usaha ekonomi kreatif. Dengan pengukuhan Aspedi Kota Pontianak ini, para pengusaha dekorasi diharapkan bisa bersatu dan kompak.

Termasuk dalam menambah pengetahuan dan wawasan karena asosiasi berfungsi melindungi anggotanya.

“Saya yakin masih banyak warga yang bergerak di bidang dekorasi ini, baik yang formal maupun perorangan, jika berhimpun dalam sebuah organisasi maka bisa mendapatkan informasi dan saling bertukar pengetahuan,” ungkapnya.

Dirinya menekankan para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.(jim)