Kubu Raya, BerkatnewsTV. Empat daerah di Kubu Raya terpantau ada titik panas dan berujung kebakaran. Daerah tersebut diantaranya yakni di Rasau Jaya, Punggur, Serdam dan Batu Ampar.
Peristiwa kebakaran ini sepekan lalu terjadi akibat kondisi cuaca panas ekstrem di sebagian wilayah Kubu Raya. Untuk penanganan karhutla di Kubu Raya, alokasi anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp500 juta.
Bupati Kubu Raya Sujiwo pun telah menyiapkan petugas BPBD serta alokasi dana belanja tidak terduga dalam penanganan musim kemarau ini.
“Di tengah kondisi keuangan sedang sulit. Saya selaku Bupati memang harus mengambil langkah-langkah strategis karena petugas BPBD dan Damkar jumlahnya terbatas hanya 48 orang,” ucapnya usai Apel Karhutla, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga:
- Waspada El Nino, Kalbar Diingatkan Rawan Karhutla
- Hadapi Ancaman Elnino, Kementerian LHK Bantu 80 Desa Motor Cegah Karhutla
Sujiwo menilai, musim kemarau ini berpotensi ke fenomena El Nino hal ini diperkuat dengan hasil analisis dari BMKG. Maka dari itulah, anggaran menghadapi iklim panas ekstrem ini segera dialokasikan.
“Prediksi dari BMKG dan lembaga-lembaga analisis cuaca mulai bulan Juni ini akan terjadi El Nino kemarau panjang. Bisa disebut El Nino Godzila yang terjadi kemarau panjang dan ekstrem,” tuturnya.
Sementara Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto menyebut pihaknya sudah mengusulkan perlengkapan peralatan penanggulangan Karhutla ke TAPD Kubu Raya.
“Terutama selang untuk menjangkau titik-titik panas di lokasi,” jelasnya.
Namun demikian Arianto juga menyatakan titik panas di sembilan kecamatan terhitung hingga hari ini masih terbilang aman atau nol titik panas.(dian)













