Tepat di hari pertama tahun 2020 terjadinya kebakaran di Jalan Sungai Raya Dalam RT 02 RW 04 Dusun Suka Raya Desa Sui Raya Dalam. Foto: Ist

 Hari pertama di tahun 2020 dikejutkan dengan peristiwa terjadinya kebakaran di Jalan Sungai Raya Dalam RT 02 RW 04 Dusun Suka Raya Desa Sui Raya Dalam Kecamatan Sui Raya pada Rabu (1/1) sekitar pukul 10.45 wib.

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Akibat kejadian itu, tercatat tujuh unit bangunan terdampak kebakaran. Dari jumlah itu dua unit bangunan ditambah dua kios hangus terbakar. Sedangkan tiga kios lainnya hanya rusak ringan bagian atapnya.

Kapolsek Sui Raya Kompol Ida Bagus Gde Sinung mengungkapkan sumber api berasal dari sebuah toko kelontong milik Feri Marsuki.

“Keterangan saksi korban, sekira pukul 09.15 Wib dia meninggalkan rumah tempat tinggalnya yang berada dibelakang kios untuk mencari makan di Komplek Batara 2 Serdam. Namun saat pulang sekira pukul 10.10 Wib telah melihat asap keluar dari atap bangunan rumah tempat tinggalnya,” bebernya.

Spontan Fery langsung membuka pintu kios untuk menyelamatkan barang – barang dagangan serta meminta pertolongan warga.

Namun pria yang berdomisili di Jl Sungai Raya Dalam Komplek Ruko Permata Khatulistiwa No 61 RT 09 RW 03 Desa Sungai Raya Dalam ini tak berkutik si jago merah dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.

Api tiba tiba juga merambah hingga ke deretan kios sebelah yang hanya berjarak sekitar lima meter.

Antara lain Kios Laris milik Akiak warga Komplek Mitra 6 Blok E67 Serdam dan kios rumah makan milik Muslidah warga Komplek Korpri.

Api baru dapat dipadamkan setelah lebih dari dua puluh unit damkar datang ke lokasi.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini dikarenakan seluruh kios pada saat kejadian sedang tutup. Sedangkan untuk kerugian materil masih belum dapat diperhitungkan. Kasus ditangani oleh Polres Kubu Raya,” tambah Kapolsek.

Sedangkan penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik mengingat bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal dimana api berasal pertama kali adalah bangunan tua.

Sementara itu pemilik bangunan asal api, Fery enggan untuk diwawancarai.

“Nanti saja ya saya masih urus barang barang yang terbakar,” katanya singkat.(rob)