Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sebanyak 511 petugas pendataan sensus ekonomi 2026 dilepas secara resmi, oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto. Mereka akan bertugas dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatangi rumah-rumah warga, serta para pelaku usaha.
Sukiryanto menyebut, daerah Kubu Raya memiliki 27 perusahaan perkebunan sawit, serta pelaku usaha lainnya. Menurut data BPS Kubu Raya secara PDRB naik sebanyak 5,08 persen di tahun 2025.
“Dengan pertumbuhan ekonomi 5,08 persen ini mudah-mudahan ekonomi di Kubu Raya terus alami kenaikan,” ucapnya usai pencanangan dan pelepasan petugas sensus ekonomi, Kamis (11/6/2026).
Situasi global saat ini, Sukiryanto melanjutkan tidak pasti apalagi ditambah ada kenaikan harga BBM. Belum lagi, adanya kebijakan-kebijakan pusat. Namun Kubu Raya masih mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi.
“Makanya dengan hasil pendataan dari teman-teman Sensus ini. Kubu Raya dapat dasar untuk mengambil sebuah kebijakan nanti,” tambahnya.
Baca Juga:
Disamping itu, Sukiryanto menegaskan kepada seluruh camat dan kades dari 123 desa di Kubu Raya ikut menyukseskan sensus ekonomi ini. Dengan menerima para petugas yang sudah dilengkapi dengan seragam sensus hingga id card BPS.
“Baik Kades, Kadus, dan BPD-nya ikut membantu menyukseskan ini. Bahkan kalau perlu ikut menemani agar akurasi data di lapangan benar-benar menyebar keseluruh wilayah Kubu Raya,” terangnya.
Sementara Plh Kepala BPS Kubu Raya Supandi, menyatakan Sensus Ekonomi 2026 lebih menekankan kepada pelaku usaha yang tergolong besar pihaknya akan memulai pendataan mulai tanggal 1 – 30 Juni 2026.
“Sementara untuk sensus door to door (rumah ke rumah) usaha menengah, kecil dan mikro di mulai 15 Juni hingga 31 Agustus akan dilakukan secara serentak oleh mitra (petugas) kami,” katanya.
Petugas sebagai mitra BPS berjumlah 511 orang akan membagi tugas di lapangan untuk menyebar ke 123 desa. Supandi menjelaskan ada 60 petugas menjadi pengawas atau PML sedangkan sisanya sebagai petugas lapangan atau PPL.
“Sehingga mereka akan mengambil data di lapangan mencapai 5 hingga 8 rumah tangga pelaku usaha. Yang ditargetkan setengah jam bisa selesai,” pungkasnya.(dian)













