Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Sujiwo tegaskan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) MBG untuk menimalisir potensi keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penegasan itu lantaran beberapa waktu yang lalu, MBG tidak layak pernah ditemukan di beberapa sekolah di Kubu Raya seperti di Rasau Jaya.
Satgas MBG Kubu Raya mencatat setidaknya saat ini ada 8 dapur yang disuspend atau dihentikan sementara operasionalnya.
“Harus tidak ada lagi. Sebagai langkah awal hari ini, untuk kita matangkan di hari esok,” ucapnya usai menerima kunjungan Tenaga Ahli Direktorat PPM Badan Gizi Nasional (BGN) , Senin (11/5/2026).
Menurutnya program ini sangat baik tetapi memiliki tantangan kedepannya, maka dari itu memerlukan kerjasama serta kolaborasi agar capaian program ini tidak ada cela negatif di lingkungan masyarakat.
“Yang menjadi soal inikan ada oknum-oknum nakal nah ini menjadi tugas Pak Kasatgas, baik itu oknum pemilik dapur maupun oknum pemilik SPPG harus ada ketegasan dari Satgas, begitupula BGN dapat memberikan sinyal (langkah tegas) ke Kasatgas apabila ada yang menyalahgunakan amanah penyedia MBG ini,” terangnya.
Baca Juga:
- BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Rasau Jaya Satu 2
- Penyebab Siswa MI Al-Warda Keracunan MBG Masih Diselidiki, Aktifitas Dapur Dihentikan
Sementara Kepala Satgas MBG Kubu Raya, Yusran Anizam menuturkan 73 dapur secara mandiri beroperasi sedangkan 8 dapur masuk kategori suspend.
“Dalam rangka pemenuhan standar sesuai dengan SOP. Kita harapkan insyaallah dalam waktu dekat bisa beroperasi kembali karena sudah ditunggu oleh anak-anak kita semua,” lanjutnya.
Tenaga ahli strategi komunikasi dan pemberdayaan masyarakat (Direktorat PPM) BGN, Agustinus Hari menambahkan kalau pihaknya akan berkomitmen penuh terhadap kualitas para penyedia MBG.
Terutama unsur dari kesehatan terhadap pangan siap konsumsi pada MBG tersebut.
Agustinus pun membenarkan kalau terjadi penutupan dapur SPPG yang tidak konsisten dalam penyelenggaraan program MBG ini.
“Masalah penutupan ini memang menjadi komitmen dari BGN untuk keamanan pangan serta persyaratan-persyaratan yang harus diperbaiki, yang harus disiapkan oleh para dapur MBG,” pungkasnya. (dian)













