Sambas, BerkatnewsTV. Petani sawit di Desa Seret Ayon Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas tidak bisa melakukan panen lantaran perkebunan kelapa sawit terendam banjir.
Salah satu warga Dusun Sedihat Desa Seret Ayon, Yundi mengatakan rata-rata warga tidak panen musim ini karena jalan tidak bisa dilalui mobil truk atau pickup.
“Kalaupun panen, TBS nya tidak bisa dijual ke pabrik KSUP ataupun RWK,” ucap Yundi saat ditemui berkatnewsTV Jumat, (3/3).
Banjir mengakibatkan jalan poros penghubung Desa Seret Ayon Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas dengan PT KSUP (Karya Sukses Utama Prima) dan PT. RWK (Rana Wastu Kencana) terputus.
Baca Juga:
- Jalan Desa Sebangun Rusak Parah. Biaya Angkut Material Jutaan Rupiah
- 2.000 Paket Bantuan Untuk Warga Sambas Terdampak Banjir
Akibatnya dua dusun di Desa Seret Ayon diantaranya Dusun Sebaab dan Dusun Sedihat kesulitan menjual TBS sawit ke pabrik.
“Jalan banjir ya kita tidak panen, kalaupun panen ya mau dijual di mana kan,” keluhnya.
“Daripada panen kan cuma buang-buang tenaga tapi tidak bisa dijual kan, lebih baik biarkan restan saja dulu. Nanti kalau jalan sudah lancar baru kita panen” jelasnya.
Yundi berharap musim segera membaik, agar perekonomian masyarakat bisa berjalan seperti sedia kala.(lex)













