Singkawang, BerkatnewsTV. Mariani (36) warga kelurahan Semelagi Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang merupakan salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung melalui APBN.

Mariana adalah seorang ibu dengan tiga orang anak yang kesehariannya mengurus rumah tangga dan suami seorang buruh harian menjual air minum isi ulang.

Mariani menceritakan kisahnya ketika pada tahun lalu melahirkan anak ketiganya disalah satu rumah sakit di Kota Singkawang. Setiap kali merasakan keluhan pada kondisi kehamilannya Mariani menggunakan kartu JKN-KIS yang dimilikinya untuk berobat.

“Pada bulan Maret tahun lalu, saya melahirkan anak ketiga di rumah sakit Harapan Bersama Kota Singkawang. Proses persalinannya dengan operasi caesar dikarenakan beberapa faktor. Selain umur saya yang dirasa tidak muda lagi, jarak melahirkan dengan anak sebelumnya juga selisih jauh yaitu sekitar dua belas tahun dan juga bayi saat waktu itu lumayan besar dengan berat mencapai 4,2 kg,” ujar Mariani.

Mariani juga menambahkan bahwa saat kontrol rutin dilakukan hasilnya memang sangat baik, baik kondisi sang buah hati maupun dirinya. Proses administrasi juga tidak ada kendala yang berarti selama mengikuti prosedur yang ada dalam penggunaan JKN-KIS.

Baca Juga:

“Sebelum melahirkan saya juga rutin kontrol dan hasilnya selalu baik, tidak ada lilitan tali pusar pada leher bayi dan sebagainya. Semua proses sangat mudah, tidak ada ada kendala sama sekali. Hampir sebagian besar orang sudah tau untuk biaya operasi tidak lah murah, beruntung lah saya waktu itu sudah ada kartu JKN-KIS jadi semua biaya gratis ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” lanjutnya.

Mariani juga mengakui banyak manfaat yang didapat ketika sudah menjadi peserta JKN-KIS, banyak informasi yang mudah di dapat mulai dari banner, hingga aplikasi Mobile JKN sehingga tidak menyulitkan kita dalam pemenuhan administrasi ketika menggukan JKN-KIS.

“Saya akui, karena sejak lama kepesertaan JKN-KIS kami sudah ditanggung oleh pemerintah. Begitu banyak dan besar manfaat Program JKN-KIS ini yang saya dapatkan, apalagi mengingat biaya operasi tidak murah, namun dengan adanya JKN-KIS pembiayaan operasi saya aman,” katanya.

“Sekali lagi saya sampaikan kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuan dari pemerintah melalui Program JKN-KIS. Jujur saja besar harapan saya agar Program ini selalu berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan fungsinya, jangan sampai dihapus,” tambahnya.(HR/ih)