Rohmat,S.Pd Guru geografi SMAN 1 Rembang

BerkatnewsTV. Hiruk pikuknya masuk sekolah di awal tahun pelajaran sudah tidak terdengar lagi selama dua kali PPDB yaitu tahuan ajaran 2020 – 2021 dan 2021 – 2022.

Biasanya pemberitaan masuk sekolah di awal tahun pelajaran biasanya menjadi trending topik pada berita TV. Dari orang tua yang mengantar anaknya masuk sekolah perdana samapai berebut bagku sekolah sudah tidak terdengar lagi semenjak pandemi yang hampir 2 tahun ini.

Perubahan yang sangat drastis dari kebiasaan sekolah luring ke sekolah daring , dari tatap muka langsung face to face menjadi tatap maya, dari kelas virtual menjadi kelas maya terasa perubahan itu benar – benar mengeser paradigma kita tentang pendidikan dan menimbulkan cultural shock. Perubahan yang dipaksakan oleh pandemi ini menjadi sekolah digital adalah suatu keniscayaan.

Sekolah digital adalah sebuah lembaga pendidikan yang mengaplikasikan pendidikan terdigitalisasi bukan hanya pembelajarannya saja yang terdigitalisasi, sistem managemen sekolahanya pun akan terdigitalisasi. Proses ini sudah berlangsung dan berjalan dalam masa pandemi covid – 19.

Kegiatan belajar sekarang sudah bergeser dengan menggunakan sosial media sebagai sumber belajar. Tidak lagi hanya guru dan buku sebagi pembimbing akademik peserta didik. Pembelajaran dari bersifat manual atau face to face menjadi bersifat digital dan terjadi secara interconeting.

Menurut Damain Ryan : social media website come in a wide variety of “flavours” wich are all broadly based araund the premise of personal interaction; creating, exchanging and sharing contents, rating and discussing its relative merits as a community the contents can be links to other website, new articles or blog post, photopraphs, audio, video, questions posed by other userts, anything, in fact, that can be distributed in digital form **

( media sosial website sudah sangat berkembang luas yang semakin luas jangkauannya guna mendukung interaksi antar manusia, menciptakan tukar menukar dan sharing pendapat, penyusun dan diskusi tenatng keunggulan yang relatif pada suatu masyarakat. Isi website tersebut dapat berhubungan dengan website yang lain, artikel yang abru ataupost blog, fotografi, audio, video, pertanyaan yang diterapkan oleh pengguna, apapun dalam faktanya dapat di abgikan dalam bentuk digital )

Pelaksanan pembelajaran di era industry 4.0 dan menyongsong era industry 5.0 diharapkan seorang guru lebih mempersiapkan lagi perangkat pembelajarannya baik dari sarana dan prasarana maupun dalam materinya, sehingga dalam proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik dan lebih komunikatif.

Selama proses pembelajaran daring di masa pandemi guru diharapkan selalu meperhatikan Pseserta Didik dengan seksama, memberikan porsi waktu yang lebih untuk melakukan literasi dan mendorong literasi agar kedalaman materi tercukupi dan memberikan arahan kepada Peserta didik untuk tetap menjaga prokes dan motivasi agar Peserta didik tetap semangat dalam belajar.

Guru diharapkan berkomunikasi dengan baik bersama orangtua Peserta didik akan pentingnya mendidik Peserta didik dan mengontrol peserta didik saat belajar di rumah. Pada masa pandemi ini jika guru melakukan pembelajaran daring sebaiknya guru berupaya untuk melakukan secara syncronus sehingga Peserta didik tidak jenuh dengan materi yang diberikan lewat asyincronus saja.

Untuk perbaikan praktik mengajar bagi “ GURU ABAD 21” selama proses pembelajaran daring di masa pandemic Covid 19 yang belum selesai ini yaitu :

Kepada peserta didik, agar tetap selalu bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring.

Mendorong dengan berbagai trik agar peserta didik lebih banyak berliterasi mengingat pembelajaran daring kedalaman dan keluasan materi tetap diutamakan sebagai ruh dari kegiatan belajar mengajar sebagai bekal hidup di era industry 4.0.

Kepada guru, agar tetap selalu membimbing dan mendampingi dengan sabar serta melakukan inovasi pembelajaran variative dan semenarik mungkin agar Peserta didik lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring.

Kepada para orang tua, agar tetap selalu mendampingi dan selalu memberikan perhatian kepada Peserta didiknya serta memberikan dorongan kepada Peserta didiknya untuk selalu bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring.

Penulis Rohmat,S.Pd
Guru geografi SMAN 1 Rembang – Purbalingga

** Ryan Damian, Understanding Digital Marketing, Marketing Strategies for Engaging The Digita Generation, (London, Philadelpia New Delhi: kogan Page, 2014) Firts Edition