Bupati saat meninjau siswa SD belajar tatap muka yang diawali dengan skrining GeNose.
Bupati saat meninjau siswa SD belajar tatap muka yang diawali dengan skrining GeNose. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Belajar tatap muka di Kubu Raya mulai diberlakukan pada Senin (22/2). Sebelum memasuki kelas setiap siswa menjalani protokol kesehatan, antara lain wajib tes genose.

“Kita minta kepada gurunya setiap dua minggu sekali untuk skrining dengan alat GeNose ini,” kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan disela meninjau SDN 14, Selasa (23/2).

Muda menambahkan, siswa bertemu dengan guru, akan ada pengendalinya, terutama jumlah kasus tidak terlalu banyak. Namun terus dilakukan kontrol dan mematuhi prokes.

“Orang tua juga harus memahami serta tetap menjaga protokol kesehatan dan juknis, seperti fasilitas mencuci tangan setiap waktu, baik di dalam kelas maupun setelah belajar. Tatap muka ini tidak ada istirahat dan tidak ada agenda-agenda di luar itu,” terangnya.

“Kita harus menciptakan bagaimana sekolah SD, SMP, SMA ini menjadi kejiwaannya, secara psikologis, jauh lebih efektif di dalam memberikan arah dan menanamkan karakter sekaligus memberikan kendali terhadap perilaku siswa. Makanya ini perlu keseimbangan orang tua dan guru,” katanya.

Baca Juga:

Jika hal tersebut tidak dilakukan, lanjut Muda, khawatir banyak menggunakan waktu bermain game atau hal-hal yang tak diduga.

Kepala Dinas Kesehatan M Ayub mengatakan, pertemuan terus dilakukan dan terus dilakukan pemantauan terhadap proses ngajar belajar.

“Pemantauan ini dilakukan, agar belajar berjalan dengn baik. Hal ini dilakukan sudah di lakukan di semua kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Marijan meminta kepala sekolah dan guru harus paham dengan protokol kesehatan, terutama penerapannya di sekolah.(tmB)

SMAN di Batu Ampar Gunakan Alat Prokes Elektrik Otomatis