loading=

Dampak Corona, Anggaran Umroh Rp1 Miliar di APBD Sanggau Terancam Batal

Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka

Sanggau, BerkatnewsTV. Anggaran umroh sebesar Rp1 miliar yang telah dialokasikan di APBD Sanggau terancam batal.

Lantaran adanya kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menutup visa umroh akibat dari merebaknya virus corona yang dikhawatirkan masuk ke Arab Saudi.

Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka mengatakan anggaran di APBD yang kemungkinan batal dibelanjakan dalam program belanja umroh dan haji itu diperkirakan Rp1 miliar lebih.

“Sekitar Rp 1 miliar lebih lah, tapi tetap kita berharap tidak ada pembekuan dari Pemerintah Arab Saudi. Dan belanja yang tidak bisa digunakan karena kondisi seperti tetap akan menjadi silpa,” pungkasnya.

Ia sebutkan anggaran umroh ini tiap tahun dialokasikan untuk imam masjid, guru ngaji atau marbot masjid yang kurang mampu.

“Belum lagi belanja haji untuk menghajikan orang dan fasilitasi haji, terpaksa kami menunggu keputusan pemerintah kapan visa umroh dan haji dibuka kembali,” ujarnya.

Saat ini, kata Kukuh, Pemkab Sanggau masih berkutat pada kegiatan reguler yang sifatnya seperti membayar honor, gaji, bayar ATK, pembangunan, biaya barang dan jasa dan itu harus segera dibelanjakan.

“Kita diminta segera dibelanjakan dan itu sudah saya tekankan ke SKPD. Mudah-mudahan bulan Maret ini ada staf yang kontrak. Sudah banyak ini yang sudah mulai, rapat-rapat harus belanjain makan minum sehingga uang itu langsung ke masyarakat,” terangnya.

Kukuh menambahkan, baik APBN maupun APBD masih menganut defisit anggaran dimana belanja lebih besar dari penerimaan.

“Sekarang dengan kondisi asumsi yang seperti ini tentu masih defisit apalagi penerimaan tidak sesuai target karena tidak ada pergerakan ekonomi. Kalau ada berarti pajak masuk,” jelasnya.(pek)