Kalbar Berkibar, Kapolda Pastikan Penegakan Hukum Sesuai Prosedur

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono didampingi Pand\gdam XII/ Tpr memberikan penghargaan kepada anggota TNI saat upacara HUT Bhayangkara. Foto: Ist

Pontianak, BerkatnewsTV. Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengapresiasi seluruh masyarakat, terutama Forkopimda Kalbar yang telah bersinergi, berpartisipasi, berkolaborasi dan kerjasama sehingga dapat mewujudkan situasi aman dan damai di Kalimantan Barat.

Hal tersebut diungkapnya saat acara syukuran seusai pelaksanaan upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 73 di lapangan Mapolda Kalbar, Rabu (10/7).

“Kita ingin Kalbar ini berkibar, sesuai maknanya benar-benar bisa unggul di setiap hal, di setiap kompetisi. Dimulai dari pembangunan, dan tentunya kita mengawal program pembangunan di Kalbar untuk mensejahterakan masyarakat, Kalbar Berkibar,” tegasnya.

Selama Jenderal bintang dua ini menjabat sebagi orang nomor satu di kepolisian daerah Kalbar, ia mengakui bahwa pihaknya terus melakukan pengakan hukum sesuai koridor aturan yang berlaku.

Dikatakannya, penegakan hukum juga dilakukan ke bagian internal Polda Kalbar. Seperti memecat personelnya yang berafiliasi dengan narkoba.

“Kalau (terkena) kasus narkoba memang tidak ada ampun, siapapun dia apabila sudah berafiliasi dengan narkoba ya kita lepas meskipun dengan berat hati,” tegasnya.

Hal tersebut tentu menyangkut tentang perilaku, apabila perilaku seorang anggota Polri sudah tidak baik, bagaimana ia akan melaksanakan tugasnya dengan baik.

Selain itu, dijelaskannya terkait agenda nasional yang sukses dilaksanakan di Kalbar, menurutnya ini semua merupakan cerminan kekompakan yang di dukung oleh semua warga masyarakat, para tokoh, semua berkolaborasi dalam mengelola situasi kamtibmas.

“Rasa Aman merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, Aman perlu kita ciptakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Kalbar mengatakan pencapaian Polri selama 3 tahun ini melalui program promoter menunjukan perkembangan cukup baik.

“Kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, jika 2016 Polri sebagai 3 institusi yang tidak dipercaya publik, alhamdulillah hari ini Polri telah berada pada 3 besar lembaga yang dipercaya publik,” ungkap Kapolri.

Selain itu, kinerja Polri yang sudah semakin akuntabel. Menurutnya, birokrasi Polri juga sudah mengalami reformasi.

“Opini WTP dari BPK yang diraih Polri selama 6 tahun berturut-turut, mulai dari tahun 2013 – 2018, peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Polri, dari 72,11 di tahun 2017 menjadi 74,08 di tahun 2018, peningkatan indeks reformasi birokrasi polri, dari 73,65 di tahun 2017 menjadi 75,18 di tahun 2018, serta terwujudnya 69 zona integritas di lingkungan polri,” terangnya.

Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI juga akan memastikan kestabilan kamtibmas di Indonesia bisa terlaksana. Sehingga pendapatan dan kesejahteraan Indonesia bisa meningkat.(rls)

Tulis Komentar