loading=

AMSI Kalbar Dorong Perkuat Redaksi dan Bisnis Media di Era UVCA

AMSI Kalbar Dorong Perkuat Redaksi dan Bisnis Media di Era UVCA
AMSI Kalbar menggandeng Lembaga Penguji Kompas menggelar UKJ selama dua hari sejak 9-10 Juli 2026 yang diikuti sebanyak 22 peserta untuk memperkuat kapasitas para wartawan di Kalbar. Foto: ist/berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar mendorong perusahaan pers untuk memperkuat jajaran keredaksian dan bisnis medianya.

Apalagi dunia dihadapkan dengan tantangan UVCA, dimana kondisi lingkungan saat ini ditandai dengan perubahan yang sangat cepat (Volatility), ketidakpastian (Uncertainty), kerumitan (Complexity), dan ambiguitas (Ambiguity).

“Situasi ini membuat masyarakat bingung menentukan mana informasi yang benar. Di sinilah peran wartawan dan jurnalis menjadi sangat penting. Kita harus menjadi orang-orang yang dapat dipercaya dan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang mereka terima,” kata Sekda Pemprov Kalbar Harisson.

Karenanya Harisson apresiasi AMSI Kalbar menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) selama dua hari pada Kamis-Jumat (9-10/7/2026). Langkah ini menurutnya salah satu jurus jitu bagi dunia media massa untuk memperkuat kompetensi wartawan.

“Saat ini hampir semua profesi memiliki standar kompetensi dan sertifikasi, mulai dari dokter, insinyur, hingga profesi lainnya. Wartawan juga demikian. Ketika kompetensi telah memenuhi standar, maka kepercayaan masyarakat terhadap profesi jurnalis akan semakin meningkat. Ini sekaligus menjadi upaya mengangkat marwah profesi wartawan di mata publik,” tambahnya.

AMSI Kalbar menggandeng Lembaga Penguji Kompas untuk Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ). UKJ seyogyanya diikuti 23 orang peserta namun 1 orang mengundurkan diri. Sehingga tersisa 22 orang yang lanjut. Hasil akhir, lima orang dinyatakan belum kompeten.

Baca Juga:

Ketua AMSI Kalbar, Muhlis Suhaeri meminta agar yang belum kompeten tidak kecewa namun menjadikan cambuk pemacu dan motivasi untuk terus mengasah kemampuan ilmu jurnalistiknya.

“Jangan kecewa dan patah semangat teman-teman, jadikan pemacu dan motivasi unntuk terus mengasah kemampuan jurnalistiknya,” harapnya.

Ia juga mendorong perusahaan pers khususnya bagi anggota AMSI Kalbar untuk terus memperkuat keredaksiannya dan kapasitas wartawan di bidang ilmu jurnalistik. Menurutnya, wartawan harus memiliki kesadaran tinggi untuk terus mengevaluasi diri agar tetap relevan dalam menjalankan fungsinya.

Ia menilai, UKJ bukan sekadar ujian teknis, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada publik.

“Kita sebagai jurnalis harus terus meneguhkan diri sebagai bagian dari empat pilar kebangsaan. Sehingga kita harus selalu memperbaharui diri, selalu meningkatkan kapasitas kita, selalu belajar hal-hal yang baru,” tegasnya.

Muhlis juga mengajak perusahaan pers yang menjadi anggota AMSI Kalbar untuk terus memperkuat bisnis medianya. Sehingga tetap terus berkelanjutan.

“Ini tentu menjadi PR bagi AMSI Kalbar. Bagaimana melahirkan konten yang berkualitas dengan ditopang bisnis media yang berkelanjutan. Ayo kawan-kawan mari kita sering-sering diskusi sambil ngopi untuk memperkuat keredaksian untuk meningkatkan kapasitas wartawannya serta bisnis media,” ajaknya.(rob)