Pontianak, BerkatnewsTV. KPU mencatat data pemilih di Kalbar mengalami tren kenaikan signifikan. Hingga Semester 1 Tahun 2026 jumlahnya 4.121.703 pemilih atau naik 1,2 persen berkisar 48.686 pemilih dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 yang berjumlah 3.956.969 pemilih.
“Jika dibandingkan DPT Pilkada 2024 jumlahnya mengalami kenaikan. Ini sudah terlihat sejak 2025. Di data Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PPDB) Semester 1 tahun 2025 berjumlah 3.984.755. Terus bergerak naik di PPDB Semester II Tahun 2025 berjumlah 4.073.017 pemilih,” ungkap Ketua KPU Kalbar, Muhammad Syarifuddin Budi.
Hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 tersebut disahkan oleh KPU Kalbar dalam rapat pleno pada Senin (6/7/2026).
Baca Juga:
- 105 Juta Data Pemilih Bocor Rawan di Pemilu
- Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Pontianak Rendah Hanya 53,53 %
Ia menambahkan pergeseran demografi pemilih di Kalbar saat ini didominasi oleh generasi muda. Berdasarkan tahun lahir, kelompok Milenial (1981–1996) menjadi yang terbesar dengan 1.392.158 pemilih (33,78%), diikuti oleh Generasi Z (1997–2009) sebanyak 1.221.323 pemilih (29,63%).
Di posisi berikutnya, Generasi X (1965–1980) mencatatkan 1.024.324 pemilih (24,85%), Baby Boomer (1946–1964) sebanyak 437.700 pemilih (10,62%), dan Pre-Boomer (<1945) sebanyak 46.198 pemilih (1,12%).
KPU Kalbar juga mendata kelompok pemilih disabilitas dengan total 20.353 jiwa. Jumlah tersebut mencakup disabilitas fisik (7.993), mental (3.471), wicara (3.099), sensorik netra (3.091), intelektual (1.629), dan sensorik rungu (1.070).(tmB)













