Pontianak, BerkatnewsTV. Mulai terkuak, salah satu pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat berinisial AR diduga telah menggunakan ijazah palsu S1 saat mengikuti proses seleksi.
Ketika mengikuti proses seleksi pimpinan BAZNAS Kalbar di tahun 2025, AR melampirkan ijazah S1 dari STMIK Triguna Utama Tangerang lulusan tahun 2013.
“Padahal, yang bersangkutan masuk kuliah di bulan Oktober 2012. Koq tiba-tiba bulan Juli 2013 bisa keluar ijazah,” ungkap seorang sumber yang minta namanya tidak disebutkan.
Kepada berkatnewstv pada Sabtu (12/9/2026), ia mengungkapkan kejanggalan lain. Dimana, AR telah mengajukan pengunduran diri dari STMIK Triguna Utama pada tahun 2017.
“Artinya, jika sudah mengajukan pengunduran diri maka tidak mungkin ijazah bisa terbit,” ucapnya.
Untuk membuktikan kebenaran ijazah AR, ia mencoba menelusuri di system Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Alhasil, tidak ditemukan nomor ijazah AR terdaftar Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Namun, di dalam system tersebut menampilkan NIM Mahasiswa atas nama AR dengan Nomor T12245, Program Pendidikan Sarjana, Program Studi Teknik Informatika, Nomor Ijazah kosong, Status Mahasiswa Mengajukan Pengunduran Diri.
Selama beberapa hari, berkatnewstv telah berupaya berkali-kali melakukan konfirmasi kepada AR via pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditayangkan tidak direspon dan jawaban dari AR.
Baca Juga:
Seleksi Pimpinan BAZNAS Kalbar
Diketahui, AR telah mengikuti proses seleksi calon Pimpinan BAZNAS Kalbar masa kerja 2025-2030. Kemenag Kalbar telah menetapkan Tim Seleksi (Timsel) yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag.
Tim Seleksi terdiri dari berbagai unsur, yaitu Wakil Ketua Alfian Salam (Asisten III Gubernur Kalbar), Sekretaris H. Mulyadi (Kepala Biro Kesra Setda Prov. Kalbar), serta anggota H. Mahmud, S.Ag (Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar) dan H. Rohadi, M.Si (Kabid Penais Kanwil Kemenag Kalbar).
Dari total 35 peserta yang mengikuti seleksi kompetensi, dipilih 20 nama untuk diusulkan kepada Gubernur Kalimantan Barat, kemudian diseleksi kembali menjadi 10 nama yang akan diajukan ke BAZNAS Pusat.
Alhasil, dari 10 nama tersebut terpilih lima nama yang dinyatakan lolos menjadi pimpinan BAZNAS Kalbar. Antara lain Ali Rohman, S.Kom., MBA, Dr. H. Hamzah, M.Si, Iswardani, SE.I, Jaki Azmi, S,E dan Luthfiah, S.Pd.I., M.Pd.I.
Kelima pimpinan BAZNAS Kalbar ini kemudian dilantik dan diambil sumpah oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan pada Jumat (9/1/2026) berdasarkan Surat Gubernur Kalimantan Barat Nomor: 400.80.1/2/RO-KESRA tanggal 5 Januari 2026.(rob)













