loading=

Formula X-Fire Bahan Dasar Tepung Tapioka Atasi Karhutla di Kubu Raya

Formula X-Fire Bahan Dasar Tepung Tapioka Atasi Karhutla di Kubu Raya
Tim Ops Aman Nusa II Polres Kubu Raya melakukan uji coba Formula X- Fire untuk memadamkan api karhutla di Kubu Raya.Formula ini bahan dasar CPO dan tepung tapioka. Foto: ist/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Formula X- Fire digunakan untuk memadamkan api karhutla di Kubu Raya. Formula ini bahan dasar CPO dan tepung tapioka.

Penggunaan X-Fire menjadi bagian dari uji coba taktis yang dilakukan Polri bersama Tim Ops Aman Nusa II Polres Kubu Raya untuk mengukur efektivitas cairan pemadam dalam menghadapi karakteristik lahan gambut.

“Uji coba ini untuk melihat efektivitasnya dalam mempercepat pemadaman, pendinginan, serta mengurangi potensi munculnya kembali titik panas,” kata Kasubsi Penjas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Senin (14/9/2026).

Uji coba Formula X-Fire untuk menangani karhutla di tiga kecamatan yang dinilai rawan terjadi kebakaran, yakni Sungai Raya, Rasau Jaya, Sungai Ambawang dan Sungai Kakap.

Medan gambut menjadi salah satu tantangan karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan meski api di atas tanah telah terlihat padam.

Dalam uji coba tersebut, 1.000 liter campuran X-Fire terdiri atas 200 liter cairan X-Fire dan 800 liter air atau 1:10.

“Formula itu diuji untuk melihat kemampuan membasahi sekaligus menembus lapisan gambut sehingga proses pemadaman dan pendinginan dapat berlangsung lebih efektif, ” tambahnya.

Baca Juga:

Penggunaan cairan tersebut juga diarahkan untuk mempercepat proses cooling down dengan menekan suhu dan titik panas yang masih tersisa.

“Langkah ini penting untuk mencegah bara kembali menyala setelah api permukaan berhasil dikendalikan, ” ucapnya.

Selain pemadaman, formula X-Fire diuji untuk menekan produksi asap yang menjadi salah satu dampak utama kebakaran lahan gambut.

Cairan tersebut dirancang untuk mengikat material sekaligus menghambat suplai oksigen sehingga bara dapat dikendalikan dengan lebih optimal.

Menurutnya, pengujian di sejumlah lokasi dengan karakteristik lahan berbeda diperlukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kemampuan formula tersebut saat diterapkan di lapangan.

“Hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah penanganan karhutla secara lebih cepat dan efisien, ” terangnya.

Uji coba X-Fire juga menjadi bagian dari asesmen terhadap metode pemadaman pada lahan gambut yang memiliki tingkat kesulitan berbeda.(tmB)