Pontianak, BerkatnewsTV. Sebanyak 34 desa yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Data BPBD Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan ke 34 desa tersebut antara lain:
- Kecamatan Sanjingan Besar : Santaban, Sanatab, Sungai Bening
- Kecamatan Paloh : Malek, Sebubus, Temajok, Nibung
- Kecamatan Tangaran : Semata, Simpang Empat
- Kecamatan Teluk Keramat : Lela, Sungai Baru, Sungai Kumpai, Sekura, Trimadayan, Berlimang, Sengawang
- Kecamatan Jawai : Sarang Burung Danau, Sarang Burung Kolam, Sarang Burung Usrat, Sarang Kuala, Sungai Nilam, Pelimpaan, Mutus Darussalam
- Kecamatan Tebas : Batu Makjage, Serindang, Mak Tanggok, Maribas
- Kecamatan Selakau Timur : Selakau Tua, Buduk Sempadang
- Kecamatan Galing : Tempahan Hulu
- Kecamatan Subah : Madak, Balai Gemuruh
- Kecamatan Salatiga : Salatiga, Serumpu
Baca Juga:
- 355 Desa dan Kelurahan di Kalbar Rawan Karhutla
- Peringatan Dini, Kalbar Rawan Karhutla. Operasi Modifikasi Cuaca akan Dilakukan
“Untuk lahan yang terbakar periode Januari – Juli 2026 di Kabupaten Sambas seluas 2.318,48 hektare,” ungkap Plt Kepala BPBD Kalbar, Ridwan.
Sementara sebaran titik panas di Sambas pada 11 September 2026 hanya tiga titik dengan tingkat kepercayaan menengah.
Kendati titik panas (hot spot) di Sambas tidak banyak, namun jarak pandang di Sambas kurang dari 1 kilometer.
“Jarak pandang di Sambas kurang dari 1 kilometer karena tertutup kabut pekat,” tambah Ridwan.(rob)













