Kubu Raya, BerkatnewsTV. Warga di Komplek Korpri Sui Raya Dalam (Serdam) antusias membawa galon untuk antre air bersih yang disalurkan lewat Mobil AWC (Armoured Water Cannon) Polri pada Selasa (8/9/2026).
“Alhamdullilah, bisa dapat air bersih. Paling Tidak untuk minum masih bisa lah. Tidak harus beli,” kata Fitri warga Komplek Korpri
Senada disampaikan Rini yang merasa lega karena stok air di rumah sudah tidak ada lagi. Tempayan sudah kosong sementara air ledeng terasa asin.
“Beberapa hari ini saya harus beli air gallon untuk mencuci atau minum. Alhamdullilah, bantuan air bersih bisa lah untuk kebutuhan di rumah,” ujarnya.
Salah satu tokoh masyarakat Serdam Suharso, mengatakan kondisi susah air bersih ini masih berlarut-larut di musim kemarau, warga juga kesulitan untuk membeli air depot memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Untunglah masih ada pihak-pihak yang peduli terhadap kondisi saat ini,” ucap Ketua Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kubu Raya ini.
Melihat kemarau belum juga berakhir, Suharso mendorong adanya hidran di fasilitas umum untuk air bersih.
Baca Juga:
- Kebutuhan Air Tawar Gratis di Pontianak Dipastikan Terpenuhi
- Kubu Raya Beruntung, Kementerian PUPR Hibahkan Aset Rp94 Miliar Untuk Air Bersih
“Apabila belum ada. Mungkin ada tandon-tandon air yang ditempatkan di Puskesmas, tempat ibadah, karena kalau pakai sistem antrean pasti lama,” katanya.
Kades Serdam Tugiyo meminta lima dusun di Serdam juga dapat menikmati distribusi air bersih.
“Di desa Serdam baru pertama kali mendapatkan air bersih ini. Kami berharap dapat berlanjut dan dinikmati masyarakat yang ada di lima dusun di Serdam ini,” ujarnya.
Dari kelima Dusun ini lanjut Tugiyo tidak merata mendapatkan saluran PDAM sehingga kebutuhan akan air bersih sangat dirasakan oleh masyarakat.
Pendistribusian air bersih siap konsumsi ini bagian dari kolaborasi antara Forum Pembahruan Kebangsaan dan Perkumpulan Merah Putih, Polres Kubu Raya dan Pemkab Kubu Raya dalam setengah hari air dengan kapasitas 6 ton ludes diserbu masyarakat Korpri.
Ketua FPK dan PMP Kubu Raya, Edi Suhairul, mengatakan penyaluran air merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang.
“Selain air bersih, juga ada dibagikan masker dan menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis dengan menggandeng Puskesmas Korpri,” jelasnya Edi S.
Menurutnya kondisi kering yang berkepanjangan seperti ini tentu berpengaruh terhadap kebutuhan pokok masyarakat yakni air bersih.(dian)













