Kubu Raya, BerkatnewsTV. Jembatan penghubung Utama 20 desa di Kecamatan Kubu tiba-tiba roboh. Peristiwa tak terduga itu terjadi pada Rabu (20/5/2026) subuh pagi.
Penyebabnya adalah apung atau sampah pohon nipah yang terbawa arus sangkut dibawah jembatan sehingga tidak mampu menahannya.
“Jembatan ini sudah cukup lama dan tua karena dibangun sejak tahun 80-an. Memang beberapa kali direhab tapi rehab ringan,” kata Tokoh Masyarakat Kubu, Suharso kepada berkatnewstv, Rabu (20/5/2026).
Ia berharap ada kebijakan tanggap darurat dari pemerintah daerah untuk Kembali di bangun sebab merupakan jembatan Utama akses bagi 20 desa di Kecamatan Kubu. Termasuk akses menuju ke Sui Raya ibukota Kabupaten Kubu Raya maupun Kota Pontianak.
Baca Juga:
“Jadi harus ada prioritas lah untuk dibangun Kembali. Apalagi jembatan ini satu-satunya yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Dan selama ini juga menjadi akses ekonomi maupun masyarakat yang ingin berziarah ke Makam Raja Kubu,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di tahun 2023 anggaran untuk pembangunan jembatan Kubu sempat dialokasikan di APBD Provinsi namun tiba-tiba dibatalkan tanpa diketahui penyebabnya.
Suharso juga berharap janji Gubernur Kalbar Ria Norsan saat kampanye Pilkada di Kecamatan Kubu untuk membangun jembatan Kubu dapat direalisasikan.
“Pada prosesi Pilkada kemarin, bapak Ria Norsan di orasi politiknya saat kampanye telah menjanjikan untuk membangun jembatan Kubu. Kebetulan robohnya jembatan ini, kami berharap beliau dapat merealisasikan janjinya. Kalau bisa secepat mungkin tidak menunggu lagi. Oleh karena itu kami minta stateman Pak Gub agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi keseriusan pemerintah provinsi untuk membangun jembatan ini,” harapnya.(rob)












