Pontianak, BerkatnewsTV. Mantan pecandu narkoba Kalbar diharapkan dapat melahirkan bakat berbakat dengan hasil karya yang produktif.
Sehingga ketika kembali ke keluarga dan masyarakat telah memiliki keahlian sebagai bekal di masa depan.
“Sehingga setelah kembali ke keluarga dan masyarakat maka para mantan pecandu memiliki rasa percaya diri dan bangkit untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi bagian dari masyarakat yang bisa berkarya dan produktif,” harap Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto.
Hal itu disampaikan Sumirat saat menutup pelatihan otomotif yang diikuti 30 orang mantan pecandu narkoba Kalbar sejak bagi mantan pecandu narkoba Kalbar sejak 25 Februari – 2 Maret di UPT PTPTN Kalbar Disnakertrans Kalbar.
Baca Juga:
Sumirat berharap hasil dari pelatihan para peserta akan mampu mengembangkan potensi diri sebagai tenaga montir dan dapat diterima di bengkel-bengkel, membuka bengkel secara mandiri.
Sehingga nantinya masyarakat rentan rawan narkoba memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan cara aktivitas positif, kemandirian ekonomi yang baik maka tidak mudah untuk menyalahgunakan narkoba.
“Seseorang yang telah terlanjur menyalahgunakan narkoba dan bahkan telah menjadi pecandu harus diselamatkan sehingga menjadi manusia sehat dan lepas dari kecanduan bahkan menjadi manusia yang produktif,” tambahnya.
Disebutkan Sumirat dampak multidimensi dari penyalahgunaan narkoba yang meliputi dampak kesehatan, dampak sosial, dampak hukum.
“Bahkan dampak ekonomi sehingga perlu penanganan yang serius dan bersama-sama dengan melibatkan banyak pihak agar seseorang yang telah menjadi pecandu narkoba dapat lepas dari belenggu kecanduan narkoba,” ujarnya.(tmB)













