Kubu Raya, BerkatnewsTV. Anggota DPRD Kubu Raya M Amri tampak kesal terhadap PT PLN yang dinilai tidak komitmen menyelesaikan persoalan listrik di Kecamatan Batu Ampar.
Janji yang diumbarkan oleh GM PT PLN Kalbar Ari Darmono saat raker bersama DPRD Kubu Raya setahun lalu (11/2/2021) ternyata hingga kini tak kunjung dirasakan masyarakat Batu Ampar.
“Sampai hari ini kondisi listrik di Kecamatan Batu Ampar masih mati hidup. Sehari bisa sampai lima kali, kondisi ini melebihi minum obat. Mana komitmen PLN. Bisa nya hanya janji. Jangan selalu begitu pak, kalau bisa bilang bisa kalau tidak bilang tidak. Buat kajian, saya malah dikejar masyarakat terus,” kesal Amri saat Komisi III DPRD Kubu Raya raker bersama manajemen PT PLN Kalbar, Rabu (2/2).
Ia sebutkan, di Kecamatan Batu Ampar terdapat 12 mesin. 1 Mesin di Batu Ampar dan 11 di Padang Tikar. Namun dari 11 di Padang Tikar 5 mesin tidak dapat berfungsi alias mati total.
“Di otak atik apa pun tidak bisa lagi. Padahal daya yang dibutuhkan di Batu Ampar 1.880 kilowatt yang ada hanya 1.420 jadi kekurangannya 460 kilowatt,” ungkapnya.
Bahkan mesin bekas sudah didatangkan tapi lagi – lagi kondisinya sering kali rusak. Pengumuman listrik mati hampir tiap hari.
“Masalah ini seharusnya PLN cepat carikan solusinya. Ini sudah berjalan tiga tahun,” tuturnya.
Baca Juga:
Setahun lalu GM PT PLN Kalbar telah berjanji akan mengambil langkah atasi listrik di Kecamatan Batu Ampar berupa penambahan daya, perbaikan mesin dan relokasi mesin.
Untuk penambahan daya dilakukan terhadap 9 mesin sehingga daya listrik akan bertambah menjadi 600 kw.
Sementara dua mesin yang mengalami gangguan permanen alias rusak akan mendapat penggantian (relokasi) dari PLTD Payung Sekadau dan PLTD Engkahan dengan kapasitas masing-masing 1000 kw
Penambahan daya ini dimulai bulan Februari, April hingga Mei tahun 2021. Sehingga total daya listrik menjadi 2.580 kw.
Artinya akan ada penambahan daya 700 kw dari sebelumnya 1.880 kw. Belum lagi bulan September dua mesin yang rusak direlokasi (peggantian). Sehingga akan bertambah lagi daya listriknya.
“Komitmen ini pernah disampaikan GM PLN (Ari Darmono,red) setahun lalu tapi sampai hari ini tidak bisa diatasi juga. Nah, sekarang PLN janji lagi. Tanggal 20 Februari ini akan melakukan perbaikan listrik di sana termasuk sebelum ramadan akan ditambah mesin baru. Ini janji yang kedua, kami akan tunggu,” tambah Amri.
Sementara itu Manajer Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan Pedesaan (UP2K) PT PLN Kalbar Dasrul Syah berjanji akan mengatasi persoalan listrik di Kecamatan Batu Ampar.
“Saat ini yang kita lakukan adalah merelokasi mesin di Sanggau berkapasitas 800 kw. Paling tidak mesin ini bisa untuk menjaga kontinuitas listrik di sana,” terangnya.
Ia berharap mesin dari Sanggau tersebut dapat mengatasi kondisi listrik yang kerap mati hidup di Batu Ampar.
“Seperti lidi kalau ada satu yang patah tapi lidi lain masih bisa digunakan,” katanya.(ola/rob)













