Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwista Kubu Raya saat membuka bimtek peningkatan kapasitas SDM yang diselenggarakan KONI Kubu Raya diikuti para pengurus cabor
Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwista Kubu Raya saat membuka bimtek peningkatan kapasitas SDM yang diselenggarakan KONI Kubu Raya diikuti para pengurus cabor. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. KONI Kubu Raya memberikan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas SDM kepada seluruh pengurus cabang olahraga (cabor).

Ketua KONI Kubu Raya, Viktor Simanjuntak mengatakan bimtek bertujuan untuk menghindari terjadinya kesalahan pengurus cabang olahraga dalam membuat laporan pertanggungjawaban (Lpj).

“Tentu bimtek ini untuk menambah wawasan bagi pengurus cabor dalam membuat laporan pertanggung jawaban dana hibah yang diterima,” jelasnya, Sabtu (11/9).

KONI Kubu Raya pun mendatangkan beberapa narasumber antara lain dari Inspektorat Kalbar dan Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kubu Raya.

Profesor di Ilmu Keolahragaan FKIP di Universitas Tanjungpura ini menilai pentingnya bimtek mengingat telah banyak berbagai kasus bansos yang menjadi temuan aparat hukum.

“Maka, kami tidak ingin hal itu terjadi,” ucapnya.

Selain itu, KONI juga memberikan bimtek terhadap para pelatih di pengurus cabor dengan materi antara lain berkaitan dengan psikologi olahraga, gizi, program latihan dan ilmu coaching.

Baca Juga:

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kubu Raya, Sukiman apresiasi bimtek yang diselenggarakan KONI.

“Ini merupakan salah satu penguatan bagi SDM pengurus cabang olahraga dalam mengelola dana hibah yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Sebab, tatkala pengurus cabor menerima dana hibah dari pemerintah, maka satu rupiah pun harus dipertanggung jawabkan penggunaannya.

“Lewaat bimtek ini, maka dapat diketahui bagaimana cara pelaporannya yang benar,” tuturnya.

Sukiman juga apresiasi bimtek untuk pelatih yang dinilainya dalam rangka peningkatan prestasi atlet.

“Sebab, pelatih berperan penting melahirkan atlet-atlet unggul dan potensial untuk meraih prestasi,” ucapnya.

Sukiman berharap, setelah ini KONI membuat rancangan target terhadap cabang olahraga yang memiliki potensi untuk meraih prestasi.(tmB)