Bupati Kubu Raya saat menyerahkan bantuan beras untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Kuala Mandor B.
Bupati Kubu Raya saat menyerahkan bantuan beras untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Kuala Mandor B. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Pemkab Kubu Raya memberikan bantuan beras lebih dari dua ton untuk ribuan warga yang terdampak banjir.

Selain di Kecamatan Rasau Jaya, bantuan beras juga disalurkan ke Kecamatan Kuala Mandor B yang didistribusikan menggunakan kapal motor kelotok Bintang Timur jurusan Pontianak – Kubu Padi.

Desa Kubu Padi dan Desa Persiapan Padi Jaya di Kuala Mandor B merupakan dua desa yang terdampak banjir cukup parah.

“Hari ini kita distribusikan sebanyak 6.750 kg beras yang terdiri dari 135 karung untuk 2.700 jiwa yang tersebar di 6 dusun di dua desa ini, yang mana pendistribusi bantuan beras ini merupakan beras cadangan yang ada di Pemkab Kubu Raya,” jelas Bupati Kubu Raya disela penyerahan bantuan beras, Sabtu (17/7).

Muda sebutkan ada lebih dari 900 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di dua desa tersebut.

Muda pun mengajak semua elemen rakyat untuk kepong bakol perkuat solidaritas sosial di tengah pandemi saat ini karena dengan adanya bantuan dari semua elemen rakyat itu akan memperkuat solidaritas dan kebersamaan membantu sesama.

“Ayo semua elemen rakyat mari kita bangun solidaritas sosial kita dengan strategi kepong bakol bantu warga kita yang mengalami kesulitan dan warga yang membutuhkan uluran tangan kita. Semoga dengan adanya campur tangan dari elemen rakyat, kita bisa meringankan beban warga kita yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Muda menambahkan, petugas kesehatan dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta kepala desa akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan kesehatan warga di dua desa itu dan penyaluran bantuan beras ini akan dilakukan per dusun, yang mana setiap dusun akan menyalurkannya kepada warganya berdasarkan data dari masing-masing RT.

Baca Juga:

“Untuk mengantisipasi penyakit pasca banjir seperti diare dan gatal-gatal serta kondisi masih pandemi saat ini tentunya sangat rawan sekali, makanya kita minta Puskesmas setempat untuk segera membagikan obat guna mengantisipasi agar warga tidak terserang penyakit pasca banjir”, ucapnya.

Kepala Desa Kubu Padi Osman mengatakan, ada 900 KK yang tersebar di 6 dusun di dua desa ini diantaranya Dusun Karya Abadi, Karya Bersama, Harapan Bersama dan Dusun Tunas Harapan.

Sedangkan dusun yang terdampak banjir di desa persiapan Padi Jaya diantaranya Dusun Karya Indah dan Dusun Karya Murni.

“Dusun yang paling terdampak paling parah musibah banjir di desa kita ini ada di dusun paling ujung yaitu Dusun Karya Abadi dan Dusun Karya Indah sebab sampai saat ini ada ratusan rumah yang masih terendam air dan warga juga ada yang sudah mengungsi ke tempat keluarganya masing-masing,” tuturnya.(rob)