Kubu Raya, BerkatnewsTV. Dua kepala desa di Kubu Raya yang terlibat penyalah gunaan narkoba akhirnya diberhentikan dari jabatannya.

Dua kepala desa tersebut terjaring razia Ditres Narkoba Polda Kalbar di ruangan karaoke tempat hiburan malam yang berbeda.

Kades pertama terjaring menjelang malam tahun baru, seminggu setelah dilantik menjadi kepala desa. Selang dua bulan kemudian, kades kedua juga terjaring di ruang karaoke salah satu hotel berbintang di Pontianak.

“Jadi, kades yang terlibat narkoba konsekuensi hukumnya diberhentikan. Dasarnya Permendagri 66 tahun 2015 dan Perda 11 tahun 2019 bahwa kades diberhentikan oleg bupati tanpa tanpa persetujuan BPD,” jelas Kasi Tata Pemerintahan Desa DPMPD Kubu Raya Budi Mulyono kepada BerkatnewsTV, Selasa (24/3).

Keputusan itu disebutkan Budi setelah pihaknya telah mendapatkan surat keterangan dari Polda Kalbar dan assesment BNN Kalbar terhadap yang bersangkutan.

“Pemberhentian ini sebagai bentuk atensi dan komitmen Pemkab Kubu Raya dalam rangka memberantas narkoba. Agar kades yang lain tidak juga terlibat, jangan main-main dengan narkoba,” tegasnya.

Dijelaskan Budi, untuk proses hukumnya kewenangan pihak kepolisian. Begitu pula jika rehabilitasi merupakan kewenangan BNN Kalbar.

Untuk pengganti kades tersebut, Pemkab Kubu Raya telah mengangkat seorang Penjabat (Pj) Kades untuk melaksanakan tata kelola pemerintahan desa.(rob)