Petugas sedang membawa korban setelah ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Foto: Herry

Sekadau, BerkatnewsTV. Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Desa Lubuk Tajau, Kecamatan Nanga Taman.

Mayat laki-laki yang tergeletak sudah tak bernyawa ini diketahui bernama Sumikho (46).

Sumikho yang merupakan buruh kelapa sawit ini pertama kali ditemukan oleh Hendi (38) yang merupakan rekan kerja korban pada Senin (9/12) pagi.

Peristiwa ini turut dibenarkan oleh Kapolsek Nanga Taman, Ipda Didik Darman Putra. Hendi, kata Kapolsek, mendatangi rumah korban bermaksud mengajak korban berangkat kerja.

Hendi memanggil korban namun tak ada jawaban, sementara kondisi rumah terkunci rapat baik pintu maupun jendela.

“Curiga terjadi hal yang tidak diinginkan, Hendi berjalan ke belakang rumah sambil terus memanggil korban tapi tak kunjung dijawab,” ujar Kapolsek, Selasa (10/12).

Kemudian, lanjut Kapolsek, Hendi berusaha memasuki rumah korban dengan memanjat dinding dapur rumah kemudian membuka pagar yang terbuat dari bambu.

Setelah memasuki rumah, kemudian Hendi hendak mengecek ke dalam kamar, ia pun terkejut melihat korban terbaring di lantai dapur, ditemukan sudah meninggal dunia.

Mendapati hal tersebut Hendi langsung pergi keluar lewat pintu depan mencari bantuan warga setempat. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nanga Taman.

“Hasil pemeriksaan oleh pihak Puskesmas, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan terhadap tubuh korban, dugaan sementara korban meninggal akibat sakit (Hipoksia Jaringan),” jelasnya.

Tidak lama berselang, pihak keluarga korban yang merupakan warga kabupaten Kubu Raya datang ke Puskesmas Nanga Taman.

Setelah dijelaskan oleh pihak Polsek Nanga Taman dan Puskesmas, keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.(her)