Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat memberikan cinderamata kepada Kasubdit Bidang Intelijen Kejaksaan Agung saat rencana aksi peningkatan harmonisasi penegakan hukum guna antisipasi konflik sosial. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menilai penguatan rumah tangga salah satu cara untuk menangkal terjadinya konflik sosial.

“Sebab itu lah terkadang awalnya. Apalagi jika kebetulan ada dalam satu rumah tangga yang berbeda etnis tiba-tiba terjadi kekerasan. Namun masalahnya dibesarkan hingga membawa etnis,” tuturnya disela rencana aksi peningkatan harmonisasi penegakan hukum guna antisipasi konflik sosial, Kamis (24/10).

Maka upaya yang telah dilakukan Pemkab Kubu Raya untuk penguatan rumah tangga itu disebutkan Muda antara lain pemberdayaan perempuan, bedah rumah, menggalakan tari harmoni di sekolah, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sosial masyarakat lainnya.

Muda mencontohkan tarian harmoni yang digalakan di kalangan pelajar menjadi salah satu cara multikultur untuk mencegah konflik sosial.

Ditarian ini lah pelajar dapat mengenal keberagaman etnis satu sama lain dalam rangka menciptakan toleransi dalam bingkai NKRI.

“Jadi, semuanya harus ada kolaborasi etnis sehingga tidak terjadi konflik sosial,”ucapnya.

Sebab kepentingannya menurut Muda adalah bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kehidupan yang aman dan nyaman terutama dalam melakukan berbagai aktifitas ekonomi.

Peran RT dikatakan Muda juga sangat berpengaruh mencegah terjadi konflik sosial sebab disitulah peran bernegaranya diharapkan.

“Saya berharap peran RT dapat membantu mendorong kondusifitas di lingkungannya yang beragam etnis. Membangun komunikasi yang baik dengan warga untuk mencegah terjadinya konflik sosial,” imbaunya.(rob)