Pontianak, BerkatnewsTV. Bank Indonesia membawa uang sebanyak Rp15,6 miliar ke lima pulau di Kalbar dalam rangka Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026.
Dengan dikawal langsung Komando Daerah Angkatan Laut XII (Koarmada XII), Ekspedisi Rupiah Berdaulat akan menyasar Pulau Karimata, Pulau Maya, Pulau Cempedak, Pulau Pelapis, dan Pulau Padang Tikar.
“Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa. Kehadirannya harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk di wilayah perbatasan dan terpencil,” kata Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan saat pelepasan ERB 2026 di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut XII (Koarmada XII) pada Selasa (5/5/2026).
Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam mendukung distribusi uang Rupiah ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Kolaborasi ini menjadi strategi penting dalam menjawab tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keterbatasan akses dan infrastruktur.
Baca Juga:
- Tim Temukan Selisih Harga Solar Rp4.700. SPBU Khusus Ekspedisi akan Ditunjuk
- Dilema ODOL, Supir dan Ekspedisi Tuntut Tarif Jasa Angkutan Barang
Ia juga menegaskan kehadiran rupiah di tengah masyarakat tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi, tetapi juga berperan dalam memperkuat rasa kebangsaan dan kedaulatan negara.
“Kami tidak hanya mendukung, tetapi juga memohon dukungan agar distribusi rupiah dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk garis batas negara,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky Perdana Gozali, menyampaikan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 akan menyasar lima pulau di wilayah Kalimantan Barat, yakni
“Sebanyak lima pulau ini menjadi fokus distribusi Rupiah. Kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia, perbankan, serta didukung penuh pengamanan oleh TNI Angkatan Laut,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa nilai uang yang dibawa dalam ekspedisi tahun ini mencapai Rp15,6 miliar, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.(tmB)













