Kubu Raya, BerkatnewsTV. Dalam menjalankan usaha Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Kubu Raya pastikan mampu bersaing dan tidak menjatuhkan harga pasar bisnis bagi pelaku usaha lain yang sudah lebih dulu eksis.
Dengan perencanaan penyertaan modal sebesar Rp4 miliar lebih. Setidaknya ada 10 core business yang akan digeluti di tahun pertama berkembang seperti Coffee Shop, ATK, sembako, percetakan, pengadaan pipa, dan lainnya.
“Perumda Aneka Usaha tidak akan menjadi pesaing bagi pelaku usaha. Selain meningkatkan PAD kita juga akan meningkatkan kemampuan UMKM yang telah ada,” ucap Direktur Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Uray Emma Yani Aries, usai kegiatan penandatanganan perjanjian kerjasama Perumda Aneka Usaha dan Perumda Tirta Raya, Rabu (1/4/2026)
Peningkatan UMKM yang dimaksud Uray Emma berfokus kepada pendampingan secara utuh, dimulai dari literasi keuangan, pengemasan, branding digital hingga pemasaran digital ke konsumen.
“Sementara di skala besar atau sedang dapat kita jadikan mitra strategis untuk kita dorong produk-produknya untuk ke pasar internasional,” jelasnya.
Baca Juga:
Terkait penyertaan modal tambah Uray Emma dari jumlah Rp4 miliar lebih akan dialokasikan secara bertahap. Dengan rincian di tahun pertama sebesar Rp2,140 miliar.
“Di tahun keduanya ditambah menjadi Rp1 miliar dan di tahun ketiganya ditambah Rp1 miliar,” terangnya.
Uray Emma berharap pengelolaan keuangan ditahun pertama sudah bisa menghasilkan pendapatan sehingga ditahun-tahun berikutnya tidak membebani APBD untuk secara mandiri menghasilkan pendapatan.
“Dan justru bisa memberikan PAD untuk pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” harapnya.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyatakan dukungannya dengan mengundang investor dari negara Malaysia agar berkolaborasi dengan Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia.
“Mungkin dalam bulan April ini beliau akan membawa salah satu Menterinya ke sini. Dan saya juga sudah arahkan ke Ibu Emma selaku Direktur Perumda Aneka Usaha,” pungkasnya. (dian)













