Sanggau, BerkatnewsTV. Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu orang Anak Buah Kapal (ABK) yang masih dilaporkan hilang setelah kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas.
Insiden tersebut terjadi di wilayah Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau pada Jumat (13/3/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa operasi SAR hari kelima kembali dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari berbagai instansi terkait.
Menurutnya, pencarian dilakukan dengan dua metode, yakni penyisiran secara visual di permukaan sungai serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
“Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan pola pencarian visual dan penyelaman dengan luas area pencarian radius 3 Nautical Mile (NM) ke arah hilir dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK),” ujar I Made Junetra.
Ia menambahkan, hingga pukul 17.30 WIB operasi SAR hari kelima masih difokuskan pada pencarian satu korban yang diketahui bernama Yan Zhe.
Baca Juga:
- ABK KM Dharma Ferry II Ditemukan Meninggal di Sui Delta Pawan
- 10 Hari Pencarian, ABK TB Kapuas Bahari 15 Ditemukan Meninggal
Namun demikian, hingga penghentian sementara operasi pada sore hari, korban belum berhasil ditemukan.
“Pada pukul 17.30 WIB Ops SAR hari kelima terhadap satu orang korban atas nama Yan Zhe dihentikan sementara dengan hasil nihil,” jelasnya.
Meski operasi dihentikan sementara, Tim SAR Gabungan tetap melakukan pemantauan serta koordinasi di sekitar lokasi kejadian kecelakaan dan sepanjang aliran Sungai Kapuas.
Pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada Rabu (18/3/2026) dengan memperluas area pencarian.
“Besok tim akan melanjutkan pencarian secara visual dan penyelaman apabila kondisi memungkinkan, dengan memperluas area pencarian hingga radius 7 NM dari lokasi kejadian,” pungkasnya.
Tim SAR Gabungan berharap korban dapat segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga.(tmB)













