Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan memastikan tetap melakukan pembangunan di Kubu Raya secara merata di semua sektor, baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun pemberdayaan ekonomi.
“Kita tidak mengutamakan hal-hal yang gagah-gagahan, yang sifatnya hanya menara gading yang cantik di permukaan tapi keropos di bawah,” tegasnya saat meresmikan Balai Desa Nipah Panjang di Kecamatan Batu Ampar, Senin (10/10).
Ia katakan pembangunan di Kubu Raya yang kini terlaksana secara merata dengan banyaknya program dan kegiatan.
“Misalnya pelayanan kesehatan yang saat ini benar-benar bisa maksimal, bahkan membebaskan biaya kesehatan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan. Meskipun dengan keterbatasan anggaran yang ada. Sebab, Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak. Sehingga pemerintah daerah berkepentingan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.
“Cuma memang harus bertahap dan berproses. Untuk di Batu Ampar misalnya, Alhamdulillah perkembangannya sudah nampak dari waktu ke waktu. Dari yang dulu jauh sekarang bisa lebih dekat urusannya. Termasuk urusan catatan sipil dan kependudukan pun jauh lebih mudah sekarang. Kemudian infrastruktur dari jalan dan jembatan yang tidak ada menjadi ada,” tuturnya.
Baca Juga:
- Pengusaha Jepang Investasi Biomassa di Kubu Raya
- Tekan Laju Inflasi, Muda Pastikan Serapan Anggaran Aman
Lebih jauh Muda juga menyatakan fokusnya untuk mempercepat pembangunan pemberdayaan masyarakat. Supaya semua rumah tangga benar-benar bisa terdidik dan terjamin.
Begitu pula perhatian pemerintah daerah pada kekuatan kemandirian pangan desa termasuk pembinaan usaha kecil menengah dan perdagangan masyarakat.
Sementara itu Kepala Desa Nipah Panjang Mochtar mengungkapkan pembangunan balai pertemuan Desa Nipah Panjang dimulai sejak 15 Maret 2021 dengan anggaran Dana Desa dan 30 persennya merupakan gotong royong masyarakat desa.
“Swadaya masyarakat ini tidak hanya berupa anggaran namun ada juga masyarakat yang bahu-membahu mengeluarkan tenaga untuk menyelesaikan pembangunan balai pertemuan ini,” ucapnya.
Mochtar berharap balai pertemuan bisa dimanfaatkan masyarakat Nipah Panjang untuk segala aktivitas.
“Setelah diresmikannya balai pertemuan ini, kantor desa yang saat ini sudah tidak layak digunakan lagi itu akan kami robohkan, sehingga pelayanan masyarakat untuk sementara akan kami lakukan di balai pertemuan ini. Insya Allah, mulai minggu depan pelayanan masyarakat dilakukan di sini”, jelasnya.(tmb)













