Kubu Raya, BerkatnewsTV. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya akan membuka Kembali sistem Pembelajaran Tatap Muka atau PTM setelah sempat enam pekan dilakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dikarenakan kualitas Udara memburuk akibat kabut asap karhutla.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Sy Muhammad Firdaus, menyebut PJJ dapat berubah usai melihat kondisi udara sudah semakin membaik.
“Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi sebelum kami memutuskan apakah pembelajaran dilakukan secara tatap muka atau tetap melalui PJJ,” ucapnya.
Menurutnya situasi kualitas udara menunjukkan perbaikan dan dinilai aman, maka pihaknya akan mempertimbangkan kembali pelaksanaan belajar tatap muka.
Baca Juga:
- Tiga Skenario Jika Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dimulai
- Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Bertahap
“Kemungkinan minggu depan kita sudah bisa lakukan pembelajaran tatap muka, meskipun secara terbatas,” jelasnya.
Ia mengakui, pelaksanaan PJJ, waktu beberapa pekan terakhir pihaknya menerima sejumlah keluhan dari orang tua.
“Sebagian merasa PJJ ini mulai kurang efektif. Ada pula yang menganggap anak-anak sedang libur, sehingga mereka lebih banyak melakukan aktivitas bermain dan tidak fokus belajar,” terangnya.
Padahal, kebijakan PJJ ini diambil dengan pertimbangan utama untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik. Meski ada sejumlah masukan dari orang tua, secara umum proses PJJ di sekolah tetap berjalan dengan baik.
“Dengan melihat geografis Kubu Raya ini, sistem belajar daring memang kurang efektif. Makanya kita pakai sistem PJJ yang dimana satuan pendidikan beragam dalam proses belajar dan mengejar seperti memberi mapel melalui wa Group, zoom Meeting, ada juga penugasan serta lain sebagainya,” pungkasnya.(dian)













