loading=

Ketua Koperasi Bersama Janji Kembalikan SHK

Ketua Koperasi Bersama Janji Kembalikan SHK
Ketua Koperasi Produsen Perkebunan Bersama Desa Mekar Utama Kendawangan, Ujang Suhardi berjanji akan mengembalikan Sisa Hasil Kebun (SHK) milik anggotanya Indrayono. Janji itu dituangkan dalam surat kesepakatan perdamaian yang difasilitasi di Mapolres Ketapang pada Rabu (26/8/2026). Sehingga dengan perjanjian damai ini, maka perselisihan keduanya dinyatakan berakhir. Foto: ist/berkatnewstv

Ketapang, BerkatnewsTV. Perselisihan antara Ketua Koperasi Produsen Perkebunan Bersama Desa Mekar Utama Kendawangan, Ujang Suhardi dengan H Indrayono anggota koperasi terkait penggelapan Sisa Hasil Kebun (SHK) telah berakhir dengan perdamaian.

Perjanjian itu dituangkan dalam surat kesepakatan perdamaian yang difasilitasi di Mapolres Ketapang pada Rabu (26/8/2026).

Dengan dilakukannya penandatanganan kesepakatan oleh H. Indrayono (Pihak I), Ujang Suhardi (Pihak II), serta disaksikan oleh para saksi seperti M. Sahul dan Zulkifli, maka seluruh persoalan hukum di antara kedua pihak dinyatakan resmi selesai secara damai dan kekeluargaan.

Proses perdamaian yang disaksikan langsung penyidik Polres Ketapang ini berjalan lancar dan penuh dengan kekeluargaan. Kedua belah pihak terlihat saling memaafkan dan menjadikan kasus ini pengalaman dan pembelajaran berharga kedepannya.

Sebagai konsekuensi dari tercapainya kesepakatan damai ini, H. Indrayono menyatakan bersedia mencabut kembali laporan polisi yang telah didaftarkannya di Polres Ketapang. Kedua belah pihak juga menyepakati bahwa kesepakatan damai ini mengikat secara hukum.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak H Indrayono yang telah mencabut laporannya di kepolisian. Semoga koperasi kita kedepan semakin maju dan jaya,” kata Ujang Suhardi kepada Indrayono.

Baca Juga:

Pentingnya Menjaga Komitmen

Sementara itu Indrayono menyambut baik proses perdamaian yang telah disepakati di Mapolres Ketapang.

“Saya berharap lembaran baru yang lebih baik resmi dibuka. Segala beda pendapat dan ketegangan di masa lalu mari kita akhiri dengan semangat kebersamaan dan saling memaafkan,” kata Indrayono.

Indrayono menilai langkah bersejarah ini merupakan momentum penting yang membuktikan bahwa jalur dialog dan kepala dingin adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik demi mewujudkan stabilitas yang berkelanjutan.

Indrayono juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen jangka panjang demi perdamaian yang berkelanjutan.

“Kesepakatan ini menjadi angin segar dan harapan baru untuk kami saling membangun kembali kepercayaan dan komitmen sehingga Koperasi Produsen Perkebunan Bersama Desa Mekar Utama Kendawangan ini bisa lebih maju dan berkembang membangun desa,” harapnya.(rob)