loading=

ADD dan DD Tahun 2026 Terjun Bebas

ADD dan DD Tahun 2026 Terjun Bebas
Kepala Desa Parit Baru di Kecamatan Sui Raya, Musa mengungkapkan ADD dan DD di tahun 2026 terjun bebas. Foto: dok/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Kepala Desa di Kabupaten Kubu Raya harus pasrah dengan kondisi ADD dan DD yang terjun bebas di tahun 2026 hingga mencapai 50 persen. Akibatnya, berbagai program pembangunan yang telah direncanakan terpaksa harus ditiadakan.

Kepala Desa Parit Baru di Kecamatan Sui Raya, Musa menyebutkan penyebab turunnya Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2026 lantaran kebijakan pemerintah pusat yang melakukan pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) ditambah lagi untuk pengembangan koperasi desa merah putih sehingga berdampak terhadap ADD dan DD.

“APBDes Desa Parit Baru pada tahun 2025 sebesar Rp3 miliar lebih namun di tahun 2026 ini menjadi kurang lebih Rp1,7 miliar saja. ADD dan DD terjun bebas,” ungkapnya diwawancarai berkatnewstv, Kamis (1/1/2026).

Ia sebutkan khusus untuk Dana Desa di tahun 2026 hanya sebesar Rp373.456.000 jauh merosot dibandingkan tahun 2025 lebih dari Rp1 miliar. Begitu pula dengan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD) di tahun 2026 hanya tersisa Rp600 juta menurun dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp1,4 miliar.

Baca Juga:

“Penurunan ini hampir merata seluruh desa di Kubu Raya, bukan hanya kami saja,” ucapnya.

Akibatnya sambung Musa, pihaknya tidak bisa maksimal melakukan program pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kapasitas atau bantuan.

Untuk DD sudah ditentukan pusat seperti ketahanan pangan, stunting dan lainnnya. Sementara ADD lebih fokus untuk siltap kades dan perangkat desa, honor RT dan RW serta BPD. Ditambah lagi RT dan RW wajib dianggarkan untuk BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi, uangnya tersedot untuk alokasi yang sudah ditentukan. Untuk itu kami mohon maaf kepada masyarakat nanti tidak akan ada lagi permintaan masyarakat maupun bantuan yang bisa diakomodir. Dan tidak ada kegiatan untuk peningkatan kapasitas lainnya,” tuturnya.(rob)