Pontianak, BerkatnewsTV. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Pontianak untuk menghadiri acara bincang budaya bersama para penggiat budaya di Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali potensi dan mempromosikan pentingnya pelestarian warisan budaya di provinsi tersebut.
Fadli Zon menekankan bahwa pelestarian warisan budaya adalah tanggung jawab bersama, terutama bagi pemerintah daerah.
“Saya ingin menegaskan kepada seluruh kepala daerah di Kalimantan Barat untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di setiap kabupaten dan kota. Warisan budaya ini merupakan identitas bangsa yang harus dijaga agar tidak tergerus oleh zaman,” ujar Fadli Zon, Sabtu (22/2).
Baca Juga:
- Empat Tenun Kalbar Masuk Warisan Budaya Tak Benda
- Kenalkan Warisan Budaya Batik Melalui Pemilihan Duta Batik
Oleh karna itu, Fadli Zon langsung berdialog dengan pengiat budaya setempat, mendengarkan tantangan yang dihadapi dalam melestarikan kebudayaan lokal, dan berbagi ide untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian budaya, pungkasnya.
Fadli Zon juga menyoroti potensi Kalimantan Barat yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Mulai dari tarian tradisional, kerajinan tangan, hingga kuliner khas daerah. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih aktif dalam memperkenalkan budaya mereka kepada dunia luar.
Dia mengatakan saat ini terdapat 20 museum dan 34 cagar budaya yang dikelola oleh Kementerian Kebudayaan RI, termasuk beberapa di Kalbar yang memiliki nilai sejarah tinggi. Namun, pemanfaatannya dinilai masih belum optimal.
Selain itu, Kalbar yang dikenal sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman suku dan budaya diharapkan dapat menjadikan museum sebagai sarana memperkuat identitas dan kebanggaan budaya lokal, ujarnya. (ebm)













