loading=

HUT Kemerdekaan, Pedagang Asal Garut Meraup Cuan di Kalbar

Di H-10 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 para pedagang bendera merah putih menjamur di sepanjang jalan Alteri Supadio (Ayani II). Seperti yang dilakoni salah satu pedagang asal Garut meraup cuan di Kalbar.
Di H-10 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 para pedagang bendera merah putih menjamur di sepanjang jalan Alteri Supadio (Ayani II). Seperti yang dilakoni salah satu pedagang asal Garut meraup cuan di Kalbar. Foto: dian

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Di H-10 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 para pedagang bendera merah putih menjamur disepanjang jalan Alteri Supadio (Ayani II). Seperti pedagang asal Garut yang ingin mengais rejeki meraup cuan di Kalbar.

Para pedagang aksesoris bendera ini mengaku mendapatkan keuntungan jutaan rupiah selama 17 hari awal mereka menjual.

Salah satunya, Abdul Hadi (35) pedagang asal Garut ini menuturkan berdagang aksesoris bendera dari tanggal 22 Juli-7 Agustus. Ia memilih dijalur strategis bersebelahan dengan salah satu lembaga pendidikan.

“Omset hingga sekarang adalah Rp 5 Juta. Biasanya ma lebih dari ini,” tuturnya dengan logat sunda, Senin (7/8) di Sui Raya.

Baca Juga:

Di tahun lalu kata Abdul, bendera yang terjual mencapai hingga Rp 20 Juta. Hasilnya bisa digunakannya untuk pulang ke kampung halamannya di Garut.

“28 hari saya berjualan bisa mencapai Rp 20 Juta, hasilnya juga saya setor lagi ke atasan,” katanya.

Diterangkannya puncak dari minat para pembeli bisa di awal bulan Agustus hingga H-1 sebelum hari kemerdekaan digaungkan diseluruh tanah air.

Hal yang serupa diutarakan Abdul Azis warga Jawa Barat menyetorkan hasil penjualannya ke atasan berkisar 65 persen dari hasilnya.

“Dari Rp 15 Juta. Saya setor Rp 9-10 Juta, ditahun lalu. Kalau tahun ini saya baru mendapatkan Rp 7-8 Juta hingga sekarang ini,” ujar pedagang di lokasi berbeda. (dian)