loading=

Usai Salat Jumat, Peri Hilang di Perkebunan Sawit

Tim SAR gabungan sedang berusaha menyisir areal perkebunan kelapa sawit untuk mencari Peri yang hilang
Tim SAR gabungan sedang berusaha menyisir areal perkebunan kelapa sawit untuk mencari Peri yang hilang. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Seorang bocah bernama Peri berusia 10 tahun dikabar hilang di areal perkebunan kelapa sawit di Dusun Peranti  Desa Puguk Kecamatan Sungai Ambawang.

Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi mengatakan hilangnya korban saat bermain di sekitar perkebunan kelapa sawit tersebut. 

“Tanggal 4  Juni 2021 sekitar pukul 13.30 wib sepulang salat Jumat, korban bermain di area perkebunan sawit. Pada pukul 14.00 wib korban terakhir terlihat oleh warga setempat dan sempat diajak pulang namun korban menolak. Akan tetapi sampai magrib ternyata korban belum juga kembali. sampai kejadian dilaporkan korban belum kembali ke rumah,” beber Yopi, Minggu (6/6).

Yopi menambahkan sebelumnya aparat desa dan anggota keluarga sudah melakukan pencarian. Namun hingga kini masih belum ditemukan.

“Sebelumnya telah dilakukan upaya pencarian korban secara mandiri oleh pihak keluarga korban, masyarakat setempat dan pihak kepolisian Sui Ambawang dengan hasil nihi,” jelasnya.

Pihaknya sambung Yopi telah mengerahkan Tim SAR gabungan untuk mencari korban di seluruh wilayah perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga:

  • Guru Penggerak Menanjakkan Pendidikan di Kubu Raya
  • Yonif 407/ PK Ungkap 407 Kasus Kejahatan di Perbatasan

“Pukul 00:30 wib, Tim Rescue Kansar Pontianak  tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan Polsek Ambawang, keluarga korban serta masyarakat untuk melaksanakan Operasi SAR dengan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban,” tambahnya.

Namun dua jam kemudian sebut Yopi, operasi SAR dihentikan sementara karena korban belum dapat ditemukan. Pencarian dilanjutkan pagi harinya.

“Pukul 02:00 wib dini hari Operasi SAR hari pertama dihentikan sementara dengan hasil nihil. Pencarian dilanjutkan pagi hari tadi dengan pola pencarian di darat Explore Search and Rescue  (ESAR) dengan luas area pencarian hingga satu kilometer,” tuturnya.

Tim SAR gabungan terdiri dari Tim Rescue Kansar Pontianak berjumlah 5 orang, personel Ditsamapta SAR Kalbar berjumlah orang, personel Polsek Ambawang tiga orang, Koramil Ambawang dua orang, petugas Puskesmas Sui Ambawang satu orang, aparat Pemerintah Desa Puguk satu orang, Potensi SAR Swadesi Borneo menurunkan empat orang serta masyarakat dan keluarga korban berjumlah 14 orang.(wes/tmB)