Direktur PDAM: Akibat Tebak-tebakan di Atas Meja

Direktur Tirta Pancur Aji Sanggau, Andriyus Wijaya

Sanggau, BerkatnewsTV. Direktur Tirta Pancur Aji Sanggau, Andriyus Wijaya menjelaskan pihaknya tidak pernah menaikan tarif karena kenaikan tarif hanya ada persetujuan pemilik dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Bupati.

“Yang jelas ini disebabkan pola cara membaca meteran. Nah selama ini, ya mohon maaf petugas kami jarang ke lapangan, bahkan mungkin tidak ke lapangan. Jadi mereka tidak melihat meteran sehingga pemakaian riil pelanggan tidak tercatat. Istilahnya tebak-tebakan atau dikira-kiralah hanya menggunakan asumsi di atas meja,” beber Andre.

Akibat tebak-tebakan atau dikira-kira itu tadi, lanjut Andre membuat tagihan PDAM terkesan murah.

“Misalnya si A ini dibuatlah 20, bulan berikutnya 20 dan begitu terus hingga belasan tahun. Dan memang pelanggan merasa nyaman dengan kondisi itu, tetapi dampaknya akan sangat merugikan PDAM itu sendiri sehingga wajar pendapatan PDAM tidak pernah meningkat. Bagaimana kita mau meningkatkan pelayanan kalau selama ini pemasukan PDAM tidak sesuai pemakaian” ujarnya.

Saat ini, kata Andre, pihaknya sudah menggunakan aplikasi dan pola foto.

“Bulan lima misalnya kita foto, bulan enam juga kita foto. Nah, dari selisih antara bulan lima dan enam itu kan pasti angkanya nambah. Jadi angka meteran bulan enam akan dikurangi meteran bulan lima, itulah pemakaian riilnya yang harus dibayar pelanggan,” jelasnya.

Dan apabila pelanggan merasa keberatan dengan hasil hitungan petugas, masyarakat bisa saja mengajukan komplain ke PDAM melalui bagian hubungan pelanggan.

“Nanti kita cek lagi ke lapangan, dan kita tera ulang. Karena memang meteran kita ini usianya sudah banyak yang di atas lima tahun dan sudah mestinya diganti. Kalau pelanggan merasa keberatan, silakan nanti hubungi kami, akan segera kami tindaklanjuti untuk tera ulang supaya pelanggan juga tidak dirugikan,” janjinya.(dra)

Tulis Komentar