Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sempat sebelumnya diprotes, akhirnya Pemkab Kubu Raya memberikan tambahan bonus kepada atlet Kubu Raya yang telah meraih medali di ajang Porprov tahun 2018 lalu.
Untuk peraih medali emas diberikan tambahan sebesar Rp3,5 juta, medali perak Rp1,250 juta, medali perunggu Rp600 ribu, atlet dari cabang beregu Rp500 ribu per orang dan pelatih Rp2 juta.
Jumlah itu bertambah dari yang diberikan waktu lalu yakni peraih medali emas Rp4 juta, medali perak Rp1.250.000 dan untuk peraih medali perunggu Rp600 ribu.
“Jadi total yang diterima peraih emas sebesar Rp7,5 juta, perak Rp2,5 juta dan perunggu Rp1,2 juta. Adapun pelatih menerima Rp2 juta dan setiap atlet cabang beregu Rp500 ribu,” ujar Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan usai penyerahan bonus di ruang pertemuan Bupati pada Selasa (2/4).
Menurut Muda meskipun nominal tali asih relatif tidak besar karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah namun ini dilakukan supaya bisa menghidupkan semangat keolahragaan di daerah agar aktivitas di masing-masing cabang bisa semakin massif.
Muda mengungkapkan Kubu Raya sebagai kabupaten termuda di Kalimantan Barat mempunyai potensi atlet yang melimpah. Hal itu ditunjang dengan baiknya kaderisasi dan regenerasi atlet. Karena itu, ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan menyia-nyiakan potensi tersebut.
“Kaderisasi dan regenerasi. Itu yang terpenting. Kalau pemerintah sendiri, ya tentu juga berupaya agar semangat keolahragaan ini bisa betul-betul dimasyarakatkan. Kita berupaya membuat olahraga itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. Kita tidak akan menyia-nyiakan potensi atlet dan semua ikhtiar mereka di Kubu Raya ini,” tegasnya.
Diketahui, kontingen Kubu Raya pada ajang Porprov 2018 lalu hanya meraih 29 medali emas, 53 medali perak, dan 84 medali perunggu. Atas hasil itu, Kubu Raya harus puas diurutan keenam setelah Pontianak, Mempawah, Landak, Ketapang dan Sintang.
Dan hanya enam atlet Kubu Raya yang berhasil mewakili Kalbar di ajang Pra-PON. Keenamnya yakni dari cabang tarung derajat, angkat besi, dan panahan.
Hairani Cintya, atlet judo Kubu Raya peraih medali perak di Porprov XII, mengapresiasi penambahan tali asih yang diberikan pemerintah daerah.
Terlepas dari besaran nominalnya, ia menyebut penambahan tersebut sebagai bentuk perhatian dari pemerintah daerah terhadap jerih payah atlet.
“Kedepan kita berharap pemerintah daerah dapat menganggarkan bonus secara khusus untuk para atlet dan pelatih. Sehingga mereka juga merasa ada perhatian dan kepedulian dari pemda terhadap perjuangan yang sudah dilakukan untuk nama daerah,” harapnya. (rob)













