Kubu Raya, BerkatnewsTV. Dinas Perkebunan dan Peternakan Kubu Raya menurunkan tim khusus untuk melakukan antermortem (pemeriksaan kesehatan) dan sekaligus melakukan vaksin terhadap 1.600 hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 H.
Kepala Dinas Dinas Perkebunan dan Peternakan Kubu Raya, Elfizar Edrus mengatakan pemeriksaan dan vaksinasi ini sangat penting untuk mencegah adanya Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan kurban.
“Tim turun sejumlah titik yang tersebar di Sembilan kecamatan yang ada di Kubu Raya. Jumlahnya kurang lebih sebanyak 1.600 ekor terdiri dari 700 ekor sapi dan 900 ekor kambing,” ungkapnya kepada berkatnewstv, Selasa (26/5/2026).
Elfizar sebutkan pemeriksaan kesehatan dan vaksin ini untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat berdasarkan syariat Islam yakni sehat, tidak cacat cukup umur dan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Dalam melakukan antemortem ini, tim melakukan pemeriksaan di seluruh tubuh bagian hewan kurban,” ucapnya.
Baca Juga:
Antermotem terhadap hewan kurban ini meliputi beberapa prosedur penting yakni pengecekan fisik menyeluruh yang meliputi suhu tubuh, status gizi, dan pemeriksaan mata, hidung, mulut, serta kulit.
Hewan harus bebas dari luka atau cacat fisik yang mengurangi nilai sah kurban. Kemudian pengecekan gigi (Umur) untuk memastikan hewan telah berganti gigi susu menjadi gigi tetap (poel), yang menjadi syarat mutlak cukup umur untuk berkurban.
Selain itu juga dilakukan pengamatan perilaku untuk memastikan hewan aktif, tidak lesu, memiliki nafsu makan normal, dan tidak mengalami kepincangan. Begitu pula dilakukan pemeriksaan kelamin pada hewan jantan, dipastikan testis berjumlah dua dan simetris.
Setelah proses penyembelihan selesai, petugas akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu pemeriksaan postmortem (pemeriksaan organ dalam seperti hati, limpa, paru, dan jantung) untuk mendeteksi adanya cacing hati atau kelainan organ lainnya.
“Dengan pemeriksan kesehatan dan vaksin ini diharapkan hewan yang akan dikurbankan tetap sehat dan layak dikonsumsi masyarakat di lebaran haji,” ucapnya.(rob)













