Kubu Raya, BerkatnewsTV. Teknis sistem penerimaan murid baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 SD dan SMP di Kabupaten Kubu Raya pakai dua cara yakni daring dan luring.
Bagi sebagian wali murid SPMB secara daring sangat membantu dalam pembekarsan serta tujuan sekolah yang diinginkan.
Satu diantaranya adalah warga Teluk Kapuas Sui Raya, Rena mengaku terbantu dengan sistem ini.
“Melalui online kita tidak perlu lagi datang ke sekolah. Jika pun ada kesalahan tinggal kita perbaiki dirumah melalui smart Phone,” tuturnya ke BerkatnewsTV di lokasi pendaftaran SMP1 N Sui Raya, Senin (6/7/2026).
Rena datang bersama anaknya dan memilih jalur prestasi. Adapun berkas yang disiapkan olehnya piagam, foto calon murid, serta Kartu Keluarga.
“Amanda (anak) akan diumumkan di hari Sabtu mendatang. Sekitar enam hari lah menunggu pengumuman,” jelasnya.
Plt Kepala SMPN 1 Sui Raya, Sri Nuraini mengaku belum dapat mengetahui secara persis siswa yang diterima dalam SPMB ini. Menurutnya sistem SPMB ada empat jalur yakni domisili, prestasi, animasi dan mutasi dengan kapasitas 10 rombel.
Baca Juga:
“Sekolah hanya sebagai verifikasi. Jika pun ada siswa yang ditolak kemungkinan ada syarat-syarat yang tidak lengkap,” ujarnya.
Dari SPMB ada tiga sekolah tujuan. Dan dari jumlah itu dapat saja, murid yang tidak beruntung mendaftar sekolah tujuan baik secara domisili, prestasi, animasi dan mutasi.
“Karena sedang proses kita tidak bisa memberikan gambaran. Dan Diknas tahu persis berapa yang terakomodir dan tidak dalam sistem tersebut,” lanjutnya.
Sementara salah satu satuan pendidikan memakai SPMB luring yakni SDN 14 Sui Ambawang. Hanya menerima 28 siswa dalam satu rombel.
“Kemarin kelas 6 nya keluar 14 orang siswa dan yang masuk juga 14 orang siswa baru, jadi tidak ada peningkatan tahun ini,” ungkap Kepala Sekolah SDN 14 Sui Ambawang, Eva Susanti.
Menurut Eva, minimnya siswa baru ini disebabkan ada sejumlah sekolah yang juga berdekatan dengan lokasi SDN 14 seperti SDN 39.
“Jadi untuk menerima jumlah murid dalam jumlah besar itu memang susah. Malahan tahun lalu menerima siswa 21 orang tahun ini tetap dengan jumlah yang keluar,” katanya. (dian)













