loading=

Mentan Dukung Firmans Grup Bangun Pabrik Hilirisasi Pertanian

Mentan Dukung Firmans Grup Bangun Pabrik Hilirisasi Pertanian
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan dukungannya kepada PT Firmans Grup sebuah perusahaan dari Kalbar untuk membangun pabrik industry hilirisasi pertanian di beberapa provinsi. Dukungan itu disampaikan saat rapat koordinasi pada Rabu (6/5/2026). Foto: ist/berkatnewstv

Jakarta, BerkatnewsTV. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan dukungannya kepada PT Firmans Grup sebuah perusahaan dari Kalbar untuk membangun pabrik industri hilirisasi pertanian di beberapa provinsi.

Industri hilirisasi yang akan ditangani Firmans Grup antara lain pembangunan pabrik kelapa dan pala di Provinsi Maluku Tengah serta pabrik kelapa, pala, kakao di Sulawesi Selatan termasuk hilirisasi perkebunan bawang putih.

“Setelah kami melaporkan progress yang sudah dilakukan di lapangan ke Pak Mentan, beliau menyatakan dukungannya kepada kami untuk industry hilirisasi ini,” kata CEO PT Firmans Grup, Hendra Firmansyah, Kamis (7/5/2026).

Industri hilirisasi perkebunan kelapa dan pala yang dikembangkan di Pulau Seram (Masohi) Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku berbasis teknologi panel surya ramah lingkungan dengan konsep agrowisata dan wisata bahari.

Luas lahan terintegrasi yang disiapkan seluas 12 hektare. Terdiri dari lahan perkebunan kelapa sekitar 20 ribu m2, lahan perkebunan pala sekitar 30 ribu m2, pabrik pengolahan kelapa dan pala seluas 50 ribu m2, agrowisata kebun kelapa 10 ribu m2, area food court seluas 2 ribu m2 dan cottage guest house 4 ribu m2.

Baca Juga:

Sementara di Provinsi Sulawesi Selatan difokuskan di Kabupaten Bone dan Takalar untuk pabrik kelapa dengan luas lahan pabrik 5 hektare, di Soppeng untuk pabrik pala dengan luas lahan pabrik 3 hektare serta di Luwu Utara untuk pabrik kakao dengan luas lahan pabrik 5 hektare.

Untuk mendukung kebutuhan sumber bahan baku kakao yang nantinya akan mensuplai kebutuhan pabrik kakao, maka dibutuhkan dukungan dari daerah terkait di Luwu Raya seperti di Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja dan Tanah Toraja dengan membuka lahan baru dengan konsep plasma.

Bahkan tambah Hendra, Menteri Pertanian juga akan mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti alsintan supaya program industri hilirisasi ini dapat berjalan sesuai harapan dan target.

“Alhamdullilah, tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjalankan amanah yang dipercayakan dengan sungguh-sungguh,” ucapnya.

Tidak hanya itu sambung Hendra yang juga putra dari Kalbar, Kementerian Pertanian telah memberikan perijinan kepada PT Firmans Grup sebagai salah satu perusahaan importir bawang putih di Indonesia selain holding PTPN III dan PT National Champignon.

“PT Firmans Grup mendapat perijinan sebagai salah satu perusahaan importir bawang putih di Indonesia selain PTPN III dan PT National Champignon. Dan Kementan juga akan mendukung alsintan dalam rangka mendukung swasembada pangan bawang putih,” ujarnya.(rob)