loading=

Ichfany Calon Tunggal Ketua Golkar Kalbar. Gantikan Maman Abdurrachman

Ichfany Calon Tunggal Ketua Golkar Kalbar. Gantikan Maman Abdurrachman
Para pengurus DPP dan DPD saat menghadiri pembukaan Musda XI Partai Golkar Kalbar, Sabtu (7/3/2026). Nama Ichfany tampaknya semakin menguat menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar untuk periode 2026 - 2031. Foto: rob/berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Nama Ichfany tampaknya semakin menguat menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar untuk periode 2026 – 2031 meskipun nama Prabasa Anantatur sempat mencuat maju mencalonkan diri.

Namun, saat dilakukan proses penjaringan dan penyaringan hanya Ichfany saja yang mendaftar. Hingga dimulainya pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kalbar, Sabtu (7/3/2026), nama Ichfany tampaknya tergoyahkan.

Posisi Bendahara Golkar Kalbar itu sepertinya tak diragukan lagi menjadi calon ketua tatkala Maman Abdurrahman tidak maju untuk kedua kalinya. Bahkan, Maman terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Ichfany.

“Karena saya masih punya suara, saya usulkan Fany untuk menjadi calon Ketua Golkar Kalbar, ” tegas Maman saat Musda XI Golkar Kalbar, Sabtu (7/3/2026) di Pontianak.

Hal penting yang mendasari Maman menyatakan dukungannya karena Fany sebagai kader muda Golkar bakal dapat menggaet kalangan milenial untuk memperkuat Golkar khususnya di pemilu mendatang.

Baca Juga:

Disamping itu bukan didasari nafsu namun dikarenakan cinta, sayang dan loyalitas terhadap Golkar. Dan juga semata-mata bukan karena finansial melainkan juga kelebihan dalam merangkul.

“Jadi insyallah, saya yakin Fany bisa membawa Golkar lebih maju dan paten dari saya, ” ucapnya.

Selain itu Maman tidak ingin adanya keributan dalam setiap musda Golkar yang selama ini kerap terjadi karena berdampak pecah belah partai dan kader.

“Sudah sering kali kita lihat setelah musda pasti ada yang tersakiti dan tidak puas akhirnya terpecah belah. Itu yang saya tidak mau lagi terjadi. Tipologi saya konsolidatif. Bagaimana saya mencoba merangkul agar jangan ada keributan yang berujung terpecah belah, ” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Dihati berharap Fany harus lebih banyak belajar cara menjadi seorang bapak.

“Karena sebagai seorang bapak bagaimana bisa menjadi pengayom dan pemersatu agar tidak terpecah, ” pesannya. (rob)