Sanggau, BerkatnewsTV. Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena terkejut melihat masih ada sekolah yang rusak parah di Sanggau bahkan lokasinya tidak jauh perkotaan yakni sekitar 30 menit saja. Sekolah itu yakni SDN 59 Entakai II di Desa Entakai Kecamatan Kapuas.
“Saya tidak menyangka masih ada sekolah yang kondisinya rusak parah seperti ini, padahal lokasinya hanya sekitar 30 menit dari Kota Sanggau jika menggunakan roda bermotor,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Sanggau memastikan akan melanjutkan pembangunan SDN 59 Entakai II Desa Entakai Kecamatan Kapuas.
“Sebenarnya, beberapa sekolah rusak berat tahun 2025 kemarin sudah kita usulkan dan masuk dalam revitalisasi Kementerian PUPR melalui Anggota DPR RI, Lasarus dan daftarnya sudah turun dan kami terima, termasuk SDN 59 Entakai ll, tapi nampaknya tidak dilaksanakan,” kata Kadisdik Sanggau, Alipius, Jumat (12/12).
Karena usulan sebelumnya belum terealisasi, Alipius mengaku pihaknya sudah mengusulkan kembali ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun anggaran 2026 untuk direvitalisasi.
Baca Juga:
- Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Fokuskan Empat Pembangunan
- Revitalisasi Pasar Keramat Kuala Dua Tambah Penghasilan Pedagang
“Semoga saja usulan kita lolos dan disetujui untuk direvitalisasi tahun depan,” harapnya.
Alipius mengungkapkan, pada tahun 2024 yang lalu, Kabupaten Sanggau mendapatkan 13 sekolah dari pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPR RI, Lasarus melalui Kementerian PUPR.
“Sebenarnya sudah selesai semua tetapi daftar yang 2025 ini tidak dilaksanakan PUPR, kemungkinan karena efisiensi anggaran,” ungkapnya.
Alipius menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki kondisi sekolah yang rusak dengan berbagai cara.
“Data sekolah rusak kita sudah ada, tapi untuk memperbaikinya dibutuhkan anggaran, karena anggaran kita terbatas, berbagai cara kita usulkan, termasuk melalui Pokir, semoga saja tahun depan anggarannya ada dan bisa langsung dieksekusi,” pungkasnya.(pek)













