Pontianak, BerkatnewsTV. Lembaga Perempuan Dayak Nasional atau LPDN Kalbar masa bakti 2024 – 2029 resmi dikukuhkan.
Ketua Umum Pusat LPDN, Nyelong Inga Simon menjelaskan, peran utama yang harus dikerjakan oleh pengurus LPDN Kalbar yaitu menjalankan 5 program yang sudah tersusun.
“Salah satunya berkolaborasi, menyiapkan struktur sampai di tingkat desa, komunikasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan, serta bupati wali kota di seluruh Kalbar, yang kedua, mensejahterakan para ibu-ibu dari potensi yang mereka miliki, terutama pengurus memberikan gambaran apa saja aktivitas mereka yang menyenangkan, yang membahagiakan, yang eksis bagi mereka,” ujarnya disela pengkuhan, Jumat (25/10).
“Konsentrasi kami ada dua, yaitu, aktifitasi ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia,” tambahnya.
Baca Juga:
- Memperkenalkan Cita Rasa Khas Dayak Kanayatn
- Pimpin Pemuda Dayak Kalbar, Stevanus: Jangan Sekadar Organisasi Apatis
Nyelong menambahkan, LPDN ini adalah sebuah lembaga khusus mengumpulkan perempuan-perempuan dayak, dalam sebuah wadah yaitu yang dikatakan organisasi dayak.
“Organisasi Dayak bagaimana eksistensi dirinya di antara perempuan-perempuan yang lain. Maka bagi perempuan dayak di Kalimantan Barat sendiri banyak sekali yang bisa dikontribusikan dengan eksistensi dari lembaga ini, dengan eksistensi dari diri sendiri serta eksistensi dari kelompoknya,” jelasnya.
Ketua DPD LPDN Terpilih, Trivina menjelaskan untuk program yang akan dijalankan, yaitu stunting di Kalbar harus adanya sosialisasi tentang sistem pola asuh kepada masyarakat di wilayah.
“Kemudian untuk kita memperdayakan, karena sebagai perempuan dayak bukan hanya orang-orang yang punya pangkat yang tinggi. Tapi kita semua perempuan-perempuan dayak pasti bisa untuk maju. Contohnya kita membuat petampilan-petampilan kecil, kita menghidupkan budaya,” ujarnya.(egi)













