Kubu Raya, BerkatnewsTV. Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan Pengganti Antar Waktu (PAW) terhadap dua orang anggota DPRD Kubu Raya dari Fraksi PAN. Kedua anggota dewan itu yakni Inna Marshalla dan Lendeng Syahrani.
PAN PAW dua dewan Kubu Raya itu lantaran telah pindah partai. Inna Marshala pindah ke Partai Gerindra sedangkan Lendeng Syahrani pindah ke Partai Hanura dan fotonya menggunakan atribut Hanura telah beredar luas di media sosial maupun grup whatsapp.
Proses PAW Inna Marshalla telah berlangsung pada Rabu (5/7) di DPRD Kubu Raya. Penggantinya yakni Ahmad Yani yang juga berasal dari dapil yang sama yakni Sui Raya II.
Sedangkan PAW Lendeng Syahrani masih dalam proses oleh Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketua Fraksi PAN DPRD Kubu Raya Herianto Rifai menilai anggota partai di-PAW dari keanggotaannya sebagai anggota DPRD telah menjadi sebuah aturan yang mengikat.
“Jadi bukan sebuah penzoliman akan tetapi aturan yang menetapkannya,” tegasnya.
Heri mengaku menyayangkan kader PAN yang pindah partai sehingga harus di-PAW apalagi kader tersebut sudah sangat militan.
Terlebih di tahun politik menjelang Pemilu. Tentu hal ini jelas ada kurang dan lebih bagi PAN.
“Akan tetapi ini haknya dari yang bersangkutan untuk pindah partai dengan baju yang berbeda. Yang jelas PAN sudah melakukan proses,” ucapnya.
Baca Juga:
Sementara itu Lendeng Syahrani yang dikonfirmasi enggan untuk diwawancarai.
Ketua DPD Hanura Kalbar Suyanto Tanjung menyambut baik kader partai lain pindah ke Hanura.
“Artinya Hanura masih cukup menarik. Kenapa? karena Hanura menggunakan hati nurani, partai yang bersih, ada ndak kader partai kita yang ditangkap. Ketua Umum telah mengajarkan selalu peduli saat suka duka. Daftar gratis, calon dibiayai kalah diganti. Partai kita partai religius nasionalis untuk semua kalangan,” terangnya.
Ia sebutkan Hanura Kalbar menargetkan unsur pimpinan di Pemilu 2024 untuk DPRD Kalbar. Sedangkan untuk DPR RI ditargetkan bisa meraih dua kursi.
“Kita berharap di semua dapil di Kalbar bisa meraih kursi. Apalagi ketua umum Hanura berasal dari Kalbar yang merupakan tokoh nasional,” pungkasnya.(rob)













