loading=

Hasil Uji Takjil Tahap Pertama Aman Dari Bahan Berbahaya

Petugas Loka POM Sanggau saat periksa kandungan takjil yang dijual pedagang di bulan puasa. Foto: Ist

Sanggau, BerkatnewsTV. Untuk mencegah beredarnya jajanan atau takjil mengandung bahan berbahaya di bulan suci ramadhan 1441 H, Loka POM Sanggau belum lama ini melakukan pemeriksaan takjil di empat lokasi berbeda yakni tiga di Sanggau dan satu di Sekadau.

“Total ada 35 sampel, kita pilih sampel yang dari pengalaman kita ada indikasi ditambahkannya bahan berbahaya oleh penjual,” ungkap Kepala Loka POM Sanggau, Agus Riyanto saat diwawancarai via WhatsApp, Selasa (5/5).

Dikatakan Agus, Loka POM Sanggau lazimnya melakukan pemeriksaan tujuh tahap, namun mengingat pandemi covid-19, pihaknya hanya bisa melakukan empat kali tahapan.

“Minggu lalu sudah turun di Sanggau satu kali, Sekadau satu kali, tiap Minggu kita akan turun cek sampai menjelang lebaran nanti,” ujar Agus.

Agus menambahkan. pemeriksaan yang dilakukan beberapa hari lalu tersebut, baru satu tahap.

“Hasilnya clear, aman dan takjil yang dijual bebas bahan berbahaya. Minggu ini kita akan turun lagi,’ tegasnya.

Disinggung berapa lama hasil uji takjil bisa diketahui, Agus menjelaskan tidak butuh waktu lama setelah sampel diambil.

“Satu jam sudah dapat hasilnya, karena kita melakukan uji cepat menggunakan Rapit Tes KIT,” bebernya.

Agus menyebut, ada empat parameter uji bahan berbahaya yang dilakukan pihaknya, yakni uji Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metanyl Yellow.

“Dari beberapa sampel yang kita ambil dan uji hasilnya masih aman, negatif semua dari bahan berbahaya,” ungkapnya.

Sebagai sarana Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), pihaknya juga membagikan brosur, poster, leaflet baik kepada masyarakat maupun pedagang makanan.(pek)