loading=

MABM Sanggau akan Pilih Calon Ketua Baru

MABM Sanggau akan Pilih Calon Ketua Baru
Ketua DPD MABM Sanggau, Budi Darmawan mengungkapkan DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau akan memilih calon ketua baru melalui ajang Musyawarah daerah (Musda) V yang rencananya akan digelar Sabtu dan Minggu 13-14 Desember 2025 di gedung Balai Betomu Kota Sanggau.

Sanggau, BerkatnewsTV. DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau akan memilih calon ketua baru melalui ajang Musyawarah daerah (Musda) V yang rencananya akan digelar Sabtu dan Minggu 13-14 Desember 2025 di gedung Balai Betomu Kota Sanggau.

Ketua DPD MABM Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan menyampaikan, Musyawarah MABM Kabupaten Sanggau adalah forum tertinggi yang biasanya diadakan setiap lima tahun sekali.

“Musyawarah ini tidak hanya memilih pengurus baru, namun juga menetapkan program kerja (seperti Festival Budaya Melayu) dan memperkuat identitas Melayu, dengan berbagai pengurus cabang di Kecamatan,” ujar Budi Darmawan kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

Budi, sapaan akrabnya menuturkan, dalam kepengurusan yang baru nanti diharapkan MABM menetapkan program kerja strategis yang tak hanya untuk kepentingan komunitas melayu tetapi juga untuk kemajuan bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Sanggau.

Baca Juga:

“Misalnya menetapkan program strategis seperti menjadi tuan rumah Festival Budaya Melayu, pendirian rumah adat setiap Kecamatan, atau pembentukan lembaga bantuan hukum adat,” ungkapnya.

Budi menambahkan, penguatan identitas sebagai komunitas melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya akan menjadi atensi pengurus baru, terutama dikalangan anak-anak muda di tengah derasnya arus globlisasi dan digitalisasi.

Budi, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala BPBD Kabupaten Sanggau itu mengungkapkan, Musda V akan mengedepankan musyawarah. Pentingnya dialog, kesepakatan bersama, dan pengambilan keputusan secara kolektif demi kepentingan bersama, mencerminkan nilai demokrasi, kebersamaan, dan tanggung jawab orang melayu di Kabupaten Sanggau.

“Konsen kita bagaimana Melayu ini bisa bersatu, berkolaborasi dengan semua pihak semua etnis, termasuk mendukung jalannya Pemerintahan daerah menuju Sanggau maju, berkelanjutan dan berkeadilan,” pungkasnya.(pek)